Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Pawai HUT Ke-81 RI Meriah, Noni Hidayat Bagikan Ratusan Telur Rebus ke Anak-anak
PANGKALPINANG – Pelaksanaan Pawai Baris Berbaris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Kota Pangkalpinang, Rabu (26/8/2026) berlangsung meriah.
Ribuan masyarakat tampak memadati sejumlah titik di sepanjang rute pawai. Salah satu lokasi yang ramai dipenuhi warga, yakni kawasan panggung utama di Kilometer 0, Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang.
Di tengah kerumunan masyarakat, keluarga dan anak-anak terlihat antusias menyaksikan satu per satu peserta pawai melintas.
Momen tersebut turut menarik perhatian Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, yang hadir menyaksikan langsung jalannya pawai.
Melihat antusiasme mereka, Noni bersama jajaran Pengurus TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kemudian membagikan ratusan telur ayam rebus secara gratis khusus kepada anak-anak.
Seketika, suasana di sekitar panggung semakin ramai. Anak-anak tampak gembira menerima telur rebus yang dihias menarik tersebut.
"Kami lihat tadi banyak anak-anak yang nonton di depan panggung kehormatan, ya kita langsung bagikan telur khusus untuk anak-anak," ujar Noni.
Bagi Noni, berbagi di tengah suasana perayaan kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Menurutnya, HUT RI merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, sekaligus kesempatan untuk menumbuhkan kepedulian dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Apalagi, telur yang dibagikan tersebut juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
"Pembagian telur-telur rebus itu merupakan bentuk kepedulian serta dalam upaya membantu pemenuhan gizi anak," kata Noni.
Sambil menyaksikan pawai, Noni mengaku bersyukur melihat antusiasme masyarakat, terutama anak-anak dan para pelajar, yang ikut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bagi Noni, pawai baris berbaris yang rutin digelar setiap tahun merupakan sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
"Ini adalah momen kita untuk memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Setiap tahunnya kita rutin melaksanakan pawai untuk menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada bangsa dan NKRI serta kebersamaan kita," tuturnya.
Kemeriahan pawai pun terus berlanjut. Para peserta dari berbagai kalangan silih berganti melintas, sementara masyarakat tak henti memberikan dukungan dan tepuk tangan.
Noni berharap semangat yang terlihat dalam pawai tersebut tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Terlebih bagi anak-anak yang hadir, pengalaman mengikuti maupun menyaksikan pawai diharapkan dapat menjadi bagian dari proses menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara.
"Melalui momentum peringatan HUT RI, semoga kegiatan ini membawa berkah, semangat baru bagi kita semua, terutama bagi generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan membangun negeri ini," harapnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/IbnuEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaNoni Hidayat Nilai Tradisi Lokal Nganggung Masih Miliki Tempat Penting di Tengah Kehidupan Masyarakat Modern
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menilai suasana kebersamaan yang tercipta dalam Festival Nganggung menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern.
Hal itu disampaikannya, saat menghadiri Festival Nganggung, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, di Masjid Raya Tuatunu Pangkalpinang, Selasa (25/8/2026).
“Di sini antara pemerintah dengan masyarakat kita berbaur, bersilaturahmi dan mengikhtiarkan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan acara seperti ini terus kita laksanakan, semakin banyak, semakin ramai,” ucap Noni Hidayat.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Agus Suryadi, yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa Nganggung merupakan salah satu cerminan jati diri masyarakat, yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kebersamaan, silaturahmi dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Menurut Agus, Tradisi Nganggung juga menjadi simbol persatuan, karena seluruh masyarakat dapat duduk bersama tanpa membedakan status sosial, usia maupun latar belakang.
Karena itu, Agus mengajak masyarakat untuk terus menjadikan budaya lokal sebagai kekuatan yang mampu mempererat persatuan sekaligus menjadi modal dalam pembangunan daerah.
“Festival Nganggung ini cerminan jati diri masyarakat Bangka Belitung yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kebersamaan, silaturahmi dan rasa syukur kepada Allah SWT. Melalui Festival Nganggung, mari kita terus menjaga persatuan dan menjadikan budaya sebagai kekuatan pemersatu sekaligus modal pembangunan daerah," ajak Agus.
Disisi lain, Ketua Lembaga Adat Melayu Tuatunu, Zulkipli, mengatakan Nganggung merupakan simbol kebersamaan yang tidak mengenal batas sosial, ekonomi, usia maupun gender.
Menurut Zulkipli, tradisi tersebut mempertemukan masyarakat dalam satu ruang yang sama untuk duduk bersama dan menikmati makanan yang beraneka ragam.
“Nganggung adalah simbol dari persatuan dan kesatuan di antara kita. Dengan nganggung inilah kita dapat bersama-sama duduk di sini, makan makanan yang beranekaragam,” ujar Zulkipli.
Zulkipli mengingatkan, agar tradisi Nganggung tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi terus dipelihara sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
“Adat istiadat dan budaya lokal inilah yang harus kita lestarikan di Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam kesempatan itu dilakukan juga penetapan Tradisi Nganggung sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, yang merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi lokal tersebut.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/Ferdinand Editor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaKetua TP-PKK Babel Ikuti Kirab Festival Nganggung, Tradisi yang Telah Jadi Identitas Masyarakat
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menghadiri Festival Nganggung, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, di Masjid Raya Tuatunu Pangkalpinang, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema "1000 Pintu, 1000 Dulang" itu, diawali dengan Kirab dan Parade Nganggung. Tampak Noni Hidayat mengikuti iring-iringan bersama masyarakat yang membawa dulang melakukan kirab Festival Nganggung tersebut dari Masjid Al-Ikhlas menuju Masjid Raya Tuatunu.
Setelah sampai di Masjid Raya Tuatunu, Noni Hidayat beserta rombongan, disambut Tradisi Buka Lawang, yang dilanjutkan dengan Penampilan Tari Sambut.
Dibincangi di sela-sela kegiatan, Noni Hidayat mengatakan, selain merupakan kegiatan makan bersama, Nganggung juga telah menjadi identitas masyarakat yang mampu mempertemukan berbagai kalangan.
“Tradisi Nganggung ini merupakan momen tradisi yang telah menjadi identitas masyarakat dengan berbagai latar belakang untuk bertemu, bersilaturahmi dan membangun kebersamaan,” kata Noni Hidayat.
Menurutnya, Nganggung menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk berbaur, bersilaturahmi dan bersama-sama mengikhtiarkan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Selain menghadiri Festival Nganggung dan mengikuti Kirab, dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya, dua mesin pembuat dodol, kepada dua pesantren di Tuatunu Pangkalpinang.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Agus Suryadi Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Ketua TP-PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat Tuatunu.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/Ferdinand Editor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaIni Doa Sang Istri untuk Gubernur Hidayat Saat Ulang Tahun Ke-63
PANGKALPINANG — Sebuah kendaraan perlahan memasuki halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (21/8/2026). Tak lama kemudian, rombongan turun membawa nasi tumpeng yang disiapkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani.
Nasi tumpeng itu menjadi bagian dari kejutan sederhana untuk Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang tepat pada hari ini genap berusia 63 tahun.
Tak berselang lama, Danrem 045/Garuda Jaya (Gaya), Brigjen TNI Nur Wahyudi turut datang membawa nasi tumpeng.
Kehadiran mereka menjadi bentuk perhatian dari orang-orang yang sehari-hari bersama Hidayat dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Para pegawai, mulai dari ASN, PPPK hingga PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang tengah beristirahat usai mengikuti senam sehat, menyambut momen tersebut dengan antusias.
Suasana semakin meriah ketika Noni Hidayat Arsani menyuapkan pempek kepada sang suami. Aksi sederhana itu disambut sorak-sorai para pegawai dan menjadi simbol kasih sayang sekaligus doa agar Hidayat senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur.
Meski berlangsung meriah, perayaan tersebut digelar secara sederhana. Tidak ada pesta besar maupun kemewahan. Hanya nasi tumpeng, kue, lantunan doa dan ucapan selamat dari orang-orang terdekat.
Noni Hidayat mengatakan, di balik tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah, Hidayat merupakan sosok yang dekat dengan keluarga, mengayomi dan memiliki kepedulian terhadap banyak orang.
“Alhamdulillah tadi pagi ini kita sudah senam bersama. Setelah selesai senam, ternyata ada surprise dari teman-teman Pemerintah Provinsi untuk Pak Gubernur yang hari ini ulang tahun ke-63,” tutur Noni.
Menurut dia, Hidayat merupakan sosok yang dekat dengan keluarga dan anak-anak. Ia juga menyebut suaminya sebagai pribadi yang memiliki semangat juang serta perhatian terhadap orang-orang di sekitarnya.
“Bapak tipe orang yang sebenarnya family man, pejuang, petarung, dekat dengan keluarga dan anak-anak serta perhatian dengan banyak orang,” sambungnya.
Di momen ulang tahun tersebut, Noni juga memanjatkan doa agar Hidayat diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat terus menjalankan amanah memimpin Kepulauan Bangka Belitung.
Ia berharap Hidayat dapat terus membawa daerah tersebut bergerak menuju kemajuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Tak Gunakan Uang Negara
Hidayat Arsani mengaku terharu atas kejutan yang diberikan. Ia menyampaikan terima kasih kepada para pegawai dan masyarakat Bangka Belitung yang telah memberikan perhatian, ucapan serta doa di hari ulang tahunnya.
Menurut Hidayat, kebahagiaan tidak selalu harus diwujudkan melalui perayaan besar. Kebersamaan, ketulusan dan rasa syukur justru menjadi bagian penting dari momen tersebut.
“Terima kasih kepada orang-orang terdekat, para pegawai, dan masyarakat yang telah memberikan ucapan dan doa. Semoga doa yang dipanjatkan dikabulkan Allah SWT,” tutur Hidayat.
Ia juga menegaskan bahwa perayaan tersebut berlangsung sederhana dan tidak menggunakan anggaran negara.
“Alhamdulillah momen ini berlangsung sederhana, namun euforianya luar biasa. Sesuai instruksi Pak Presiden, momen ini tidak menggunakan uang negara, ya,” ujarnya sembari tersenyum.
Usai kejutan, para pegawai mengerubuti Hidayat untuk berfoto bersama. Sejumlah pegawai kemudian turut menikmati nasi tumpeng dan kue yang dibagikan dalam suasana penuh keakraban.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Faris/YoskaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaBKOW Babel Bersama Bhayangkari Daerah Kompak Rayakan HUT Ke-81 RI, Gelar Senam Bersama Hingga Beragam Lomba
PANGKALPINANG — Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Bhayangkari Daerah, kompak merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Perayaan itu dilaksanakan dengan menggelar kegiatan senam dan beragam perlombaan kebersamaan, yang berlangsung di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang digabungkan dengan memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 itu, diisi dengan senam bersama dan lomba tebak gaya, estafet karet, memindahkan bola pingpong serta estafet sarung.
Ketua BKOW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengatakan selain sebagai ajang hiburan, kegiatan yang mengusung tema "Bersinergi Merajut Merah Putih" ini juga merupakan momentum untuk memperkuat kekompakan dan persatuan antarorganisasi wanita.
"Ini juga merupakan agenda bulanan BKOW. Alhamdulillah bulan ini, tuan rumahnya Bhayangkari yang mengisi kegiatan dengan berbagai perlombaan. Pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi kita untuk saling mempererat dan saling mengenal satu sama lain," ungkap Noni Hidayat.
Lebih lanjut, Noni Hidayat dalam kesempatan itu, mengajak seluruh peserta memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semakin mempererat persatuan serta membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Mari kita tunjukkan bahwa kita memiliki kekompakan, memiliki jiwa yang besar dalam perlombaan ini. Artinya, kalah menang enggak apa-apa,” ajak Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.
Noni Hidayat berharap, BKOW terus meningkatkan fungsinya sebagai wadah berhimpunnya organisasi wanita, serta menjadi pelopor pemberdayaan perempuan, sehingga dapat terus berkontribusi mendukung program-program pembangunan dan kemajuan daerah.
"Terima kasih kepada teman-teman Bhayangkari, yang menjadi tuan rumah kegiatan bulanan BKOW, dengan menghadirkan kegiatan senam dan perlombaan untuk saling mempererat silahturahmi," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Molly Viktor, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk ekspresi kemerdekaan sekaligus ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.
“Kegiatan ini juga untuk membangun kekompakan di antara anggota organisasi wanita, memperkuat persatuan, serta meningkatkan peran aktif perempuan dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat,” ucap Molly.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Persit Koorcabrem 045 PD II/Sriwijaya Juliana Nurwahyudi, serta para anggota BKOW.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/Faris/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Babel Masuki Tahapan Wawancara, Penilaian Dilakukan Komprehensif
PANGKALPINANG — Proses seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2026-2030 memasuki tahapan wawancara. Tahapan ini dilaksanakan di Ruang Tanjung Pesona, Kantor Gubernur, Rabu (19/8/2026).
Ketua Tim Seleksi (Timsel) calon anggota KI Bangka Belitung, Ferdiana, menerangkan, tahapan seleksi wawancara ini diikuti sebanyak 18 peserta, yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari incumbent, birokrat, badan publik hingga peserta yang memiliki pengalaman relevan.
"Seluruh peserta di tahapan ini ada 18 orang, namun dibagi dalam 2 kelompok. 12 peserta mengikuti wawancara hari ini, sementara 6 peserta lainnya akan diwawancarai pada Kamis (20/8/2026) besok," terang Ferdiana.
Ferdiana menegaskan, proses penilaian di tahapan ini dilakukan secara komprehensif. Menurut Ferdiana, selain pengetahuan akademis dan pemahaman mengenai keterbukaan informasi, Timsel turut menilai kemampuan komunikasi, organisasi, membangun jejaring, pemecahan masalah, etika, integritas, moralitas, hingga komitmen kebangsaan.
“Prosesnya berjalan maksimal. Tiap peserta mampu menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan Timsel terkait beberapa indikator yang menjadi penilaian. Timsel berkomitmen menjalankan seluruh tahapan seleksi secara objektif, transparan dan profesional,” ujarnya.
Secara umum, Ferdiana menilai, kompetensi para peserta sudah cukup memadai. Bahkan, kata Ferdiana, terdapat sejumlah peserta yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam penguatan kelembagaan KI Bangka Belitung.
"Kami lihat, kompetensi para peserta sudah cukup memadai. Banyak peserta yang memiliki potensi luar biasa,” ujarnya.
Ferdiana berharap, komisioner yang nantinya terpilih mampu meningkatkan kualitas kinerja Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Jika tahapan seleksi selesai, kami harap ke depannya komisioner-komisioner yang terpilih nanti semakin memperkuat Kelembagaan KI Bangka Belitung dan menelurkan program-program berkualitas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Sentosa, menilai tahapan wawancara menjadi momentum penting untuk menggali kompetensi, integritas, dan komitmen para peserta.
“Kami mengapresiasi antusiasme dan totalitas peserta mengikuti proses seleksi. Kami yakin seluruh peserta telah memberikan kemampuan dan kapasitas terbaiknya,” ujar Eko.
Menutup pernyataannya, Eko berharap, proses ini menghasilkan Komisioner KI Bangka Belitung yang profesional dan berintegritas, serta mampu memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: FloEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaKompak! Gubernur Babel Bersama Ketua TP PKK ajak Masyarakat jadikan HUT ke-81 RI Momentum Menghargai Jasa Pahlawan
PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, mengajak jajaran pemerintah daerah dan masyarakat, menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), sebagai sarana menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Hal itu disampaikannya, usai memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (17/8/2026).
"Di momen ini, kita harus mengingat sejarah dan jasa pejuang-pejuang kita yang telah memerdekakan bangsa ini dengan jerih payah dan tumpah darah. Kami sebagai generasi penerus akan tegak lurus meneruskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar sesuai aturan," ucap Hidayat.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan ajakan senada.
Menurut Noni Hidayat, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan melalui karya dan kontribusi nyata.
“Makna kemenangan kemerdekaan Indonesia ini harus kita isi dengan tanggung jawab sebagai masyarakat Indonesia. Semangat kemerdekaan harus terus diperjuangkan dan ditumbuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita sama-sama membangun bangsa Indonesia lebih maju lagi, lebih baik lagi. Itulah arti kemerdekaan," kata Noni Hidayat.
Noni Hidayat mengatakan, upaya menumbuhkan semangat kemerdekaan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.
Tak lupa, Noni Hidayat juga menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Hal tersebut, lanjut dia, menjadi salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan.
“Bagaimana kita memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, agar masyarakat merasa dilindungi, merasa aman, merasa terjaga dan merasa nyaman,” pungkasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/YoskaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaJelang Puncak HUT Ke-18 RI, Pegawai Pemprov Babel Gerak Bersama Bersihkan Lingkungan dari Sampah
PANGKALPINANG — Menjelang puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus berkomitmen menjaga lingkungan di area Perkantoran Pemprov Babel, satu diantaranya melalui aksi nyata lanjutan seluruh Pegawai Pemprov Babel yang bergerak bersama membersihkan lingkungan perkantoran dan jalan dari sampah melalui Gotong Royong Jumat Bersih.
Selain menciptakan lingkungan kerja yang bersih, kegiatan yang kembali dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) tersebut, merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri.
Gerakan yang di pimpin langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Babel, Fery Afriyanto mewakili Gubernur Hidayat Arsani itu, diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Babel, dengan sebaran di berbagai titik lokasi yang telah ditentukan.
Pj Sekda Babel, Fery Afriyanto, menegaskan, Gerakan Indonesia Asri harus didukung melalui aksi nyata yang dilakukan secara konsisten, termasuk dengan menjaga kebersihan lingkungan kerja maupun ruang publik.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial saja, tapi menjadi kebiasaan dan budaya kita bersama. Lingkungan yang bersih dan asri tentu akan memberikan kenyamanan sekaligus mencerminkan kepedulian kita terhadap lingkungan,” kata Fery.
Lebih lanjut menurut Fery, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh aparatur dan masyarakat. Karena itu, lanjut dia, semangat gotong royong perlu terus dipelihara dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua. Gotong royong juga menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian dan kebersamaan,” pungkasnya.
Salah satu Perangkat Daerah yang terlibat dalam Gerakan Indonesia Asri itu adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Babel, ditugaskan untuk melaksanakan Gotong Royong di depan Kampus Akademi Keperawatan (Akper) Pangkalpinang.
Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk konsistensi dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri.
“Kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen nyata seluruh ASN dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar Pemprov Babel,” kata Eko.
Menurut Eko, kegiatan gotong royong tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat membangun kesadaran dan kepedulian bersama di kalangan aparatur pemerintah.
Eko berharap kegiatan Gotong Royong Jumat Bersih dapat menjadi pendorong bagi seluruh pihak untuk semakin aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Harapannya, kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan ini tidak hanya dilakukan saat kegiatan gotong royong, tetapi menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Ferdinand/Komariah Editor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaUsai Gladi Bersih, Pemprov Pastikan Siap Laksanakan Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mematangkan persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Salah satu tahapan persiapan dilakukan melalui gladi bersih upacara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Babel, Jumat (14/8/2026) mulai pukul 07.30 WIB.
Gladi bersih diikuti oleh seluruh perangkat upacara, mulai dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), TNI-Polri, Basarnas, Satpol PP, ASN, pelajar, mahasiswa, hingga unsur terkait lainnya.
Sejak pagi, seluruh peserta telah menempati posisi masing-masing. Rangkaian gladi berlangsung tertib dan khidmat hingga seluruh tahapan upacara dapat dilaksanakan dengan lancar.
Usai pelaksanaan Gladi Bersih, Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Babel, Burhanuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan upacara penaikan dan penurunan bendera Merah Putih.
"Hari ini dilaksanakan gladi bersih untuk persiapan penaikan bendera Merah Putih dan penurunan bendera Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2026," ujarnya.
Dia menambahkan, gladi bersih yang melibatkan seluruh perangkat upacara dilakukan guna memastikan kesiapan personel sekaligus mematangkan koordinasi pada saat pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026.
"Gladi bersih diikuti oleh perangkat upacara, khususnya Paskibraka, TNI-Polri, Basarnas, Satpol PP, ASN, pelajar, mahasiswa dan lainnya. Pasukannya lengkap dan semua berjalan dengan sangat tertib," ungkapnya.
Dengan pelaksanaan gladi bersih tersebut, tambah Burhanuddin, Pemprov Babel memastikan kesiapan personel dan seluruh unsur pendukung untuk menyukseskan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaMeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TP-PKK Babel Gelar Beragam Perlombaan
PANGKALPINANG — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar beragam perlombaan.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (14/8/2026), diikuti dengan antusias oleh para kader. Sejumlah perlombaan yang digelar di antaranya menangkap ikan melayang, estafet bola, sambung peribahasa dan sambung lagu.
Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarkader.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat kader PKK dalam mengisi kemerdekaan,” kata Noni Hidayat.
Menurut dia, semangat yang tercipta dalam berbagai perlombaan yang digelar, turut merefleksikan nilai perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Perlombaan ini secara tidak langsung merepresentasikan bagaimana perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Selain membangun suasana kebersamaan, Noni Hidayat menyebut perlombaan yang diselenggarakan ini, menjadi ruang bagi para kader untuk memperkuat komunikasi dan interaksi.
Hal itu, kata Noni Hidayat, dinilai penting karena kader TP-PKK memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat hingga tingkat desa.
“Komunikasi yang baik merupakan nilai yang terus kita bangun dalam gerakan TP-PKK. Para kader memiliki peran penting untuk terus mendampingi masyarakat hingga tingkat desa,” katanya.
Noni Hidayat dalam kesempatan itu mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
“Untuk itu, kita harus semangat mengisi kemerdekaan untuk kemajuan bangsa dan negara. Yang pasti, di kegiatan ini semua anggota enjoy mengikutinya,” ucapnya.
Noni Hidayat berharap, kebersamaan dan kekompakan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi energi positif dalam menjalankan berbagai program TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Semoga melalui kegiatan ini kebersamaan dan kekompakan antar pengurus PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin terjalin dan terus terjaga,” tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Pemprov Salurkan Santunan ASN Peduli & KORPRI hingga Taspen ke Istri Alm. Guru SMKN 1 Tukak Sadai Senilai Rp112.776.000
PANGKALPINANG — Lagi, kepedulian antarsesama diperlihatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel). Pada Jumat (14/8/2026) siang, Pemprov Babel diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Babel, Elius Gani, menyalurkan santunan.
Wujud nyata ASN Peduli Babel, KORPRI Pemprov, hingga santunan Taspen kepada keluarga (istri) Almarhum Suharli bin H Zubandi tersebut, berupa uang senilai Rp100 juta lebih, dengan rincian Rp2.400.000 dari ASN Peduli Babel, Rp5.000.000 dari KORPRI, dan Rp105.376.000 dari PT Taspen.
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Pemprov Babel, Elius Gani mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani dan Pj. Sekda Babel, Fery Afriyanto disela penyerahan santunan kepada Ripinah, istri Almarhum Suharli.
Elius Gani, dalam kesempatan itu mengungkapkan, secara keseluruhan, santunan yang diberikan berjumlah Rp112.776.000.
Semasa hidupnya, disebutkan, Almarhum Suharli adalah Aparatur Sipil Negera (ASN), yang aktif mengajar sebagai Guru Matematika di SMK Negeri 1 Tukak Sadai, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Santunan ini bersumber dari Program ASN Peduli Babel yang berjumlah Rp2.400.000, kemudian dari Tali Asih KORPRI yang berjumlah Rp 5.000.000, lalu dari PT Taspen (THT & JKM) yang berjumlah Rp 105.376.000," jelas Elius Gani.
Menurut Elius, penyaluran santunan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah bersama pihak terkait terhadap keluarga ASN yang telah meninggal dunia.
"Kami turut berbelasungkawa. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. Semoga keluarga almarhum terbantu dengan santunan ini," tuturnya.
Sementara itu, Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Pangkalpinang, Deasy Mutiara Puteri, mengatakan penyaluran santunan ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi, antara PT Taspen dengan Pemprov dan KORPRI Babel.
Deasy menuturkan, santunan yang disalurkan pihaknya merupakan bagian dari upaya percepatan layanan PT Taspen kepada peserta dan ahli waris.
"Hal ini supaya santunan yang disalurkan bisa dimanfaatkan oleh ahli waris. Semoga dapat membantu ahli waris," tutur Deasy.
Menerima santunan tersebut, Ripinah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Korpri, serta PT Taspen atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada keluarganya.
"Terima kasih atas perhatian, doa dan bantuan yang diberikan kepada keluarga kami. Santunan ini tentu sangat berarti dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya," tutur Ripinah.
Menutup pernyataannya, Ripinah berharap sinergi dan kepedulian terhadap keluarga ASN yang berpulang dapat terus dilakukan, sehingga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan dukungan di masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga.
Dalam kesempatan itu, turut hadir mendampingi Elius Gani, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setda Pemprov Babel, Abang Evan Savitri, Kepala Sekolah SMKN 1 Tukas Sadai, perwakilan ASN Peduli Babel, dan perwakilan KORPRI Babel.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Tim IKP Diskominfo BabelEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Babel Matangkan Kesiapan Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), melalui pelaksanaan Gladi Kotor, yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Kamis (13/8/2026) pagi.
Gladi dimulai pukul 08.00 WIB, dengan diawali kirab pasukan hingga pelaksanaan berbagai prosesi upacara.
Adapun proses gladi diikuti seluruh unsur yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Bangka Belitung, pada 17 Agustus 2026 mendatang, meliputi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), hingga perangkat pendukung mengikuti rangkaian latihan secara menyeluruh.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Burhanuddin, mengatakan, Gladi Kotor menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan sekaligus mengevaluasi berbagai kekurangan teknis sebelum pelaksanaan Gladi Bersih.
"Ini adalah persiapan awal untuk memastikan suksesnya pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Bangka Belitung. Jika masih ada kekurangan, kita bisa melihat itu melalui Gladi Kotor ini. Nanti proses ini, akan dimantapkan di Gladi Bersih," jelas Burhanuddin.
Menutup pernyataannya, Burhanuddin berharap, Pelaksanaan Gladi Kotor dapat meningkatkan kekompakan, ketertiban, serta kesiapan seluruh petugas, sehingga rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat berjalan lancar dan khidmat.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/Ferdinand/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita87 Hari Menuju Porprov VII Babel, Gubernur Harapkan Jajaran PB Perkuat Koordinasi
PANGKALPINANG — 87 hari menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2026, pada 7-14 November 2026 mendatang, di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah, Panitia Besar (PB) Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, terus memantapkan sejumlah persiapan, mulai dari koordinasi antar bidang, hingga kesiapan sarana pendukung.
Hal itu dibuktikan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) PB Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, yang berlangsung di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, Rabu (12/8/2026).
Terkait hal ini, Ketua PB Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, M. Haris, mengemukakan bahwa rakor tersebut digelar untuk memantapkan kesiapan seluruh unsur kepanitiaan, dalam menyukseskan event olahraga empat tahunan tersebut.
"Rapat hari ini, kami membahas sejumlah hal, mulai dari pembiayaan hingga dukungan sarana dan prasarana. Selain itu, turut dibahas pula pemantapan koordinasi antarbidang, kesiapan venue dan sarana pendukung, keabsahan atlet, dukungan akomodasi, transportasi hingga konsumsi,” jelas Haris.
Menurut Haris, pelaksanaan Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung nantinya, akan melibatkan ribuan orang, yang terdiri dari PB, dewan hakim, atlet, petugas teknis, pendukung dan pengawas pertandingan, wasit atau juri, petugas keamanan, tenaga kesehatan, hingga petugas kebersihan.
"Tadi juga masih ada beberapa venue dan berbagai persiapan lainnya yang harus dimatangkan lagi. Apalagi, event ini melibatkan banyak orang, maka seluruh kebutuhan pendukung harus dipersiapkan secara matang, supaya pelaksanaan Porprov berjalan lancar," ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi antaratlet dari seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Bangka Belitung, Haris berharap, pelaksanaan Porprov dapat menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial, yang dapat dipersiapkan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
"Semoga pelaksanaan Porprov ini, dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat persatuan, sekaligus menunjukkan kemampuan Kepulauan Bangka Belitung dalam menyelenggarakan event olahraga daerah yang sukses, tertib, aman dan berkualitas," harapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani dalam sambutannya, yang disampai Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elius Gani, menerangkan Porprov merupakan event olahraga, yang juga menjadi wahana pembinaan atlet, mempererat persaudaraan antardaerah, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kebanggaan terhadap Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ia melanjutkan, seluruh pihak yang terlibat di jajaran PB, diharapkan bekerja secara profesional, solid, dan penuh tanggung jawab.
"Melalui forum ini, kita samakan persepsi, perkuat koordinasi dan juga memastikan setiap bidang kepanitiaan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal," harap dia.
"Pastikan juga seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari pertandingan, sarana dan prasarana, akomodasi, transportasi dan hal lainnya dipersiapkan dengan matang, sehingga memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kontingen dan masyarakat," tutupnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi, Ketua KONI Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, jajaran panitia, serta perwakilan instansi terkait.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/FarisEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaAntusias Masyarakat Ikut Pawai HUT RI Ke-81 di Babel Tinggi, 169 Peserta Telah Mendaftar
PANGKALPINANG — Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Pawai Karnaval Pembangunan, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terpantau tinggi.
Belum genap sepekan sejak pendaftaran dibuka pada 5 Agustus 2026 lalu, tercatat sebanyak 169 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Pawai Karnaval Pembangunan tersebut.
Koordinator Pendaftaran Pawai Karnaval Pembangunan pada Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Sukinda, menerangkan, 169 pendaftar tersebut terbagi dalam lima macam pendaftar, yakni 75 pendaftar Pawai Baris Berbaris (PBB), 66 pendaftar Karnaval, 15 pendaftar Sepeda Hias, 8 pendaftar Motor Hias, dan 5 pendaftar Mobil Hias.
"Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme masyarakat sangat luar biasa untuk mengikuti pawai yang rutin dilaksanakan setiap tahun," ungkap Sukinda, di Kantor Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Senin (10/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Sukinda menerangkan, Lomba Pawai Baris Berbaris (PBB) dan Parade Drumband kategori Parade Street Yunior akan digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026 mendatang.
Sedangkan Karnaval, Sepeda Hias, dan Parade Drumband kategori Street Senior, kata Sukinda, akan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sementara itu, lanjut Sukinda, Lomba Motor Hias dan Mobil Hias dijadwalkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
"Event ini akan menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat nasionalisme dan persatuan di masyarakat. Tentunya, bagi setiap kategori telah disiapkan hadiah berupa uang pembinaan, trofi dan piagam," jelasnya.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Kepala BTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Babel tersebut mengingatkan para peserta yang telah mendaftar untuk menjaga kesehatan, ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
"Saat acara, peserta dilarang menampilkan unsur SARA dan membuang sampah sembarangan," pesannya.
Sukinda juga mengingatkan peserta kendaraan hias untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kelengkapan kendaraan, serta tidak menggunakan knalpot brong.
Tak lupa, Sukinda mengimbau masyarakat dan pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang rute pawai untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan serta tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan.
"Semoga kegiatan ini menjadi wadah kreativitas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut kemerdekaan," harapnya.
Sukinda dalam kesempatan itu juga mengingatkan, bahwa pendaftaran Pawai Karnaval Pembangunan, yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" masih dibuka hingga 21 Agustus 2026 mendatang.
"Bagi peserta yang ingin mendaftar, bisa datang langsung ke Kantor BTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, atau bisa juga mendaftar melalui link https://linktr.ee/ProvKepBabel," jelasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya telah menetapkan jadwal pelaksanaan Pawai Karnaval Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026.
Pada Pawai Karnaval Pembangunan tahun ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar sejumlah perlombaan, mulai dari Pawai Baris Berbaris (PBB), Karnaval, hingga Lomba Kendaraan Hias.
Masing-masing kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 26, 27, dan 29 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Titik Nol Kilometer, Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Tim IKP Diskominfo BabelEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Babel Perkuat Peran PPID, Pelayanan Informasi Publik Harus Sesuai Perundang-Undangan
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk memastikan pelayanan informasi publik berjalan transparan, cepat, dan sesuai ketentuan.
Penguatan itu dilakukan melalui Sosialisasi dan Koordinasi Penguatan Peran PPID Utama dan PPID Pelaksana di lingkungan Pemprov Bangka Belitung yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), di Ruang Tanjung Pesona, Lantai I Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti PPID dan PPID Pelaksana dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bangka Belitung, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov setempat.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang diwakili Asisten III, Elius Gani.
Saat sosialisasi berlangsung, para peserta, menerima pemaparan materi mengenai penguatan peran PPID Utama dan PPID Pelaksana oleh Kepala Diskominfo Bangka Belitung, Eko Sentosa, yang dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi panel.
Berkenaan dengan hal itu, Eko Sentosa mengatakan, penguatan PPID diperlukan agar keterbukaan informasi publik tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif.
Menurut dia, PPID harus mampu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan melalui mekanisme pelayanan yang jelas dan profesional.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi PPID dan PPID Pelaksana, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan meningkatkan kualitas layanan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," kata Eko.
Menurut Eko, koordinasi antara PPID dan PPID Pelaksana menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.
Ia berharap seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam menyediakan, mendokumentasikan, mengklasifikasikan dan memberikan informasi kepada masyarakat sesuai ketentuan.
"Harapannya, kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara PPID dan PPID Pelaksana, meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan informatif," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Hidayat melalui Asisten III Pemprov Bangka Belitung, Elius Gani mengatakan, PPID memiliki posisi strategis dalam memastikan hak masyarakat atas informasi publik terpenuhi.
Informasi yang menjadi hak masyarakat, kata dia, harus tersedia dan dapat diakses melalui mekanisme pelayanan yang benar.
"PPID dan PPID Pelaksana memiliki peran strategis dalam memastikan informasi publik tersedia, terdokumentasi, terklasifikasi dan dapat diakses masyarakat melalui mekanisme yang benar," kata Elius.
Ia menegaskan, keterbukaan informasi publik bukan semata-mata menjadi tugas petugas PPID. Seluruh perangkat daerah, menurut dia, memiliki tanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan informasi publik.
"Atas nama Pemprov Bangka Belitung, saya menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini. Keterbukaan informasi publik selain sebagai kewajiban administratif, juga bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan dipercaya masyarakat," ujarnya.
Elius juga mengingatkan, agar pelayanan informasi publik tidak dilakukan berdasarkan kebiasaan atau penafsiran masing-masing petugas. Setiap permohonan informasi harus diproses berdasarkan dan sesuai standar operasional prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Saya menekankan agar setiap pelayanan informasi dilaksanakan berdasarkan standar operasional prosedur, bukan berdasarkan kebiasaan atau penafsiran masing-masing petugas," katanya.
Menurut Elius, koordinasi antarperangkat daerah juga perlu diperkuat untuk mencegah keterlambatan pelayanan, kesalahan prosedur, hingga sengketa informasi yang sebenarnya dapat dihindari.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah memberikan dukungan terhadap PPID Pelaksana, termasuk melalui peningkatan kompetensi petugas dan penguatan sistem dokumentasi informasi.
"Pastikan pelayanan informasi publik berjalan secara profesional, objektif, proporsional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Flo/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Noni Hidayat Beli Produk UMKM dan Ajak Warga Ramaikan Erpeka Festival 2026
PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, ikut berbelanja produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dalam Food and Fun Erpeka Festival 2026, di Wilhelmina Park, Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Sabtu (8/8/2026).
Noni Hidayat dalam kesempatan itu mengunjungi sejumlah tenant kuliner dan kerajinan yang memenuhi area festival. Ia terlihat membeli beberapa makanan serta produk kerajinan yang dipasarkan pelaku UMKM.
Disela-sela kunjungannya, Noni Hidayat, menilai antusiasme masyarakat terhadap event tersebut terus terlihat hingga hari keempat pelaksanaan.
"Iya, tadi membeli beberapa produk UMKM. Alhamdulillah ini hari keempat, acaranya ramai. Ada banyak stand kuliner dan produk kerajinan. Ada makanan, aksesori, baju, semua lengkap," kata Noni Hidayat.
Tak lupa, Noni Hidayat mengajak masyarakat untuk tidak sekadar datang untuk menikmati suasana festival, tetapi juga ikut mendukung pelaku UMKM dengan membeli produk yang mereka tawarkan sekaligus meramaikan Erpeka Festival 2026.
"Ayo bapak ibu, datang ke acara ini. Rugi kalau tidak datang, karena momennya setahun sekali Erpeka ini diadakan," ajaknya.
Untuk diketahui, Food and Fun Erpeka Festival 2026 sebelumnya dibuka pada 5 Agustus 2026.
Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB.
Festival ini melibatkan 84 UMKM dan 12 instansi yang berkaitan dengan pengembangan produk UMKM meliputi perizinan, permodalan, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pemasaran, hingga kemasan produk.
Selain itu, Erpeka Festival 2026, turut dimeriahkan sejumlah acara lainnya, seperti Fashion Show Desainer Lokal, Lomba Mewarnai Tingkat TK dan SD se-Kota Pangkalpinang, serta berbagai hiburan yang disajikan musisi lokal Bangka Belitung.
Erpeka Festival dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai dari 5-9 Agustus 2026.
Selain menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku UMKM, festival ini menjadi salah satu ajang mempertemukan produk lokal dengan masyarakat secara langsung.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Flo/Komaria/Yoska/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPesan Noni Hidayat, Lomba Mewarnai se-Pangkalpinang Jadi Ruang Anak Bangun Kepercayaan Diri
PANGKALPINANG — Lomba mewarnai bukan sekadar ajang mencari pemenang. Bagi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri dan belajar berkompetisi.
Pesan itu disampaikan Noni Hidayat saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kota Pangkalpinang di Wilhelmina Park, Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan lomba mewarnai tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Food and Fun Erpeka Festival 2026, yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Erpeka Festival juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Festival tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kuliner dan perajin lokal untuk mempromosikan produk mereka.
Sebelum menyerahkan hadiah, Noni Hidayat meninjau dan berbincang singkat dengan beberapa peserta Lomba Mewarnai.
Dalam sambutannya, Noni Hidayat mengapresiasi keberanian puluhan siswa TK dan SD yang mengikuti perlombaan tersebut.
"Bunda ucapkan selamat untuk para pemenang. Yang belum menang, enggak apa-apa, ini hanya perlombaan," kata Noni Hidayat.
Menurut dia, keberanian anak mengikuti perlombaan merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang. Anak-anak tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga belajar tampil, bersaing dan menerima hasil kompetisi.
"Kalian semua keren, sudah mau mengikuti perlombaan. Artinya anak-anak semua punya percaya diri dan semangat berkompetisi dalam meraih prestasinya sangat tinggi," pungkasnya.
Berikut para pemenang Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD se-Kota Pangkalpinang:
1. Juara 1: Feizia — TK Pertiwi
2. Juara 2: Arsyla Almahyra Muri — TK Pembina 4
3. Juara 3: Naila Azahra — RA Perwanida 1
4. Harapan 1: Alila — TK Adhyaksa
5. Harapan 2: Daneen K — TK Dewantara
6. Harapan 3: Haura Husna — PAUD Azizah
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Flo/Komaria/Yoska/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaKetua Dekranasda Babel Dorong Batik dan Cual Lokal Masuk Gaya Busana Anak Muda
PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong batik dan cual lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi bagian dari gaya busana anak-anak muda.
Noni Hidayat mengajak para remaja di Bangka Belitung, untuk mengenakan batik dan cual lokal dalam berbagai kesempatan.
Ke depannya, Noni Hidayat berharap semakin banyak anak muda mengenakan batik dan cual lokal dalam gaya berpakaian sehari-hari.
Dengan begitu, lanjut dia, batik dan cual lokal tidak hanya bertahan sebagai simbol budaya, tetapi juga berkembang menjadi produk fesyen yang bernilai ekonomi.
“Melalui acara ini, kita juga ingin memperkenalkan kepada remaja-remaja kita bahwa ada banyak pilihan batik dan cual lokal dengan beragam motif. Banyak yang bagus-bagus, ada yang casual juga, yang bisa dipakai oleh remaja kita,” ujar Noni Hidayat, dalam kegiatan ERPEKA Festival 2026, di Wilhelmina Park Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (8/8/2026) petang.
Lebih lanjut, Noni Hidayat mengaku terkesan melihat kreativitas para desainer lokal dalam mengolah batik dan cual Bangka Belitung menjadi busana yang lebih modern. Oleh karenanya, dia mengajak masyarakat, untuk mendukung hasil karya desainer lokal Bangka Belitung.
“Masyarakat harus mendukung produk hasil karya desainer lokal kita yang tidak kalah bagus dengan daerah lain. Ada banyak pilihan model, warna dan motif yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” ajaknya.
Untuk diketahui, Parade fashion show tersebut, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), sekaligus memeriahkan Food and Fun Erpeka Festival 2026.
Dalam acara yang mengusung tema “Merajut Tradisi, Menginspirasi Negeri Melalui Karya dan Kreasi” itu, sebanyak puluhan model tampil memperagakan beragam batik dan cual lokal, hasil karya delapan perajin dan desainer lokal Bangka Belitung.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat juga menyerahkan Bucket Bunga ke seluruh desainer peserta Fashion Show.
Adapun rincian lengkap batik dan cual karya desainer lokal yang tampil di acara tersebut, di antaranya;
1. Batik Melayu Pinang Sirih
Desainer: Yundarti
Asisten Desainer: Wiwit Nugraheni (Namira Griyo Jahit)
Tema Desain: "Symphony Of Tradition" Kemewahan Wastra Dalam Karya Retro Chic (Trend Fashion Yang Terinspirasi Dari Masa Lalu)
Motif Yang Ditampilkan: Nganggung Tudung Saji, Ketuyut Begantung dan Sahang Bemirah.
2. Batik Kampung Katak
Desainer: Endang Titie
Tema Desain: Whisper Of The Wild
Motif Yang Ditampilkan: Anggrek Pensil Kombinasi Daun Simpor
3. Batik Kemuning
Desainer: Darmawati dan Widya Utami Budiarti
Asisten Desain Jahit: Herni, Homsiah, Suparti
Tema Desain: Kekayaan Flora dan Fauna Bangka Belitung
Motif Yang Ditampilkan: Ketem Remangok, Keramunting/Keraduduk
4. Batik Asdarya
Desainer: Sri Budi Astuti
Tema Desain: Bumi Bersatu Warisan Bernyanyi dan Serumpun Hong Simpur
Motif Yang Ditampilkan: Akar Bakau, Daun Resam, Daun Lada, Dambus Kepala Rusa dan Burung Hong.
5. Sendi Cual
Desainer: Sendi Cual
Tema Desain: Busana Kerja Casual "Office Wear Etnik Modern dan Set Power Suit Ethnic Modern"
Motif Yang Ditampilkan: Kembang Setaman, Cual Bebek dan Kembang Sumping.
6. Galeri Destiani
Desainer: Ny. Nina Sarju
Tema Desain: Saras Biru
Motif Yang Ditampilkan: Lebah Pelawan
7. Ishadi Cual
Desainer: Isnawaty Hadi
Tema Desain: Pesona Cual Bangka
Motif Yang Ditampilkan: Naga Bertarung, Bebek dan Kembang Gajah
8. Tanahwari
Desainer: Tanahwari
Tema Desain: Sejarah Di Atas Kain
Motif Yang Ditampilkan: Kaolin Series Pertambangan Timah, BN 10 Series Menumbing, Wonderful Bangka Belitung
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Flo/Komaria/Yoska/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Kebun PKK Cikar Panen Lagi, Noni Hidayat: Semoga Menginspirasi Banyak Orang
PANGKALPINANG — Komitmen mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, terus silakukan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani.
Salah satu wujud nyata dukungan tersebut, Noni Hidayat menjadikan Kebun PKK Cintai Pekarangan (Cikar), yang berada di area Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (7/8/2026) pagi panen lagi.
Noni Hidayat bersama sejumlah pengurus TP-PKK Provinsi Babel, dalam kesempatan itu, memanen berbagai jenis tomat dan sayuran yang tumbuh subur di kebun tersebut.
Dibincangi di sela-sela kegiatan, Noni Hidayat mengungkapkan, panen kali ini bukan yang pertama dilakukan.
Menurut dia, hasil dari Kebun Cikar dipanen secara berkelanjutan dengan menyesuaikan tingkat kematangan buah dan kesiapan sayuran untuk dikonsumsi.
"Alhamdulillah, hari ini kita panen berbagai jenis tomat, banyak yang sudah merah-merah dan segar. Terung juga besar-besar, termasuk banyak juga kangkung," ujar Noni Hidayat.
Noni Hidayat menilai, tidak semua upaya memperkuat ketahanan pangan membutuhkan lahan yang luas. Pekarangan rumah, sekecil apa pun, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran, buah-buahan maupun tanaman pangan lainnya.
"Dengan menanam sayuran, buah-buahan dan tanaman lainnya di pekarangan rumah, keluarga telah berperan serta dalam mendukung ketahanan pangan, memiliki akses ke makanan yang segar dan sehat, serta dapat menjual hasil panen untuk mendapatkan penghasilan tambahan," ujarnya.
Lebih Noni Hidayat mengatakan, keberadaan Kebun Cikar PKK tidak sekadar menjadi tempat bercocok tanam. Kebun tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat menjadi contoh, bahwa pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dapat dimulai dari lingkungan rumah sendiri.
"Melalui Kebun Cikar ini, kami ingin memotivasi masyarakat, bahwa dalam mendukung dan menguatkan ketahanan pangan itu, bisa dimulai dari pekarangan rumah. Semoga bisa diikuti oleh masyarakat, menginspirasi banyak orang," pungkasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: FerdinanEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Puncak Peringatan HKG ke-54 PKK di Belitung, Noni Hidayat Ajak Kader PKK se-Babel Fokus ke Tiga Hal Ini
BELITUNG — Acara puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2026, resmi dihelat di Hotel Santika, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengajak ke seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk fokus ke tiga hal utama, di antaranya, lebih inovatif dan adaptif, fokus pada isu strategis, serta merawat semangat gotong royong.
"Tantangan zaman terus berubah. Melalui momentum HKG ke-54 ini, saya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk lebih inovatif dan adaptif, fokus pada isu strategis, serta terus merawat semangat gotong royong," ajak Noni Hidayat.
"Mari kita jadikan peringatan HKG PKK ke-54 ini sebagai babak baru untuk bekerja lebih giat, lebih kompak dan lebih berdampak. Teruslah bergerak, tebarkan manfaat dan jadilah pelopor perubahan demi mewujudkan Bangka Belitung yang lebih maju dan sejahtera," sambungnya.
Lebih lanjut, Noni Hidayat meminta kader dan pengurus PKK untuk tidak monoton. Menurut dia, 10 program pokok PKK harus dikemas dengan cara-cara kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.
Noni Hidayat, dalam kesempatan itu mengajak seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menekan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan literasi digital keluarga, menjaga lingkungan dan kesehatan, serta memberdayakan ekonomi perempuan melalui UMKM/UP2K.
"Kader PKK adalah ujung tombak di lapangan. Kerelaan, keikhlasan dan semangat kerja sosial yang Ibu-ibu tunjukkan adalah motor penggerak nyata di tengah masyarakat," tegasnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Noni Hidayat mengajak seluruh kader dan pengurus PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadikan peringatan HKG ke-54 PKK sebagai momentum evaluasi tahunan, sekaligus memperkuat tekad dan semangat dalam upaya membangun keluarga yang sejahtera.
"Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh Kader PKK, Dasawisma dan pengurus di semua tingkatan, baik kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan, dusun, RT dan RW atas dedikasi, kerja keras dan keikhlasannya dalam mengabdi tanpa pamrih demi kesejahteraan masyarakat di Bangka Belitung," tuturnya.
Noni juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta seluruh mitra kerja PKK yang selalu memberikan dukungan, baik SECARA moril maupun materil, sehingga program-program PKK dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Acara Puncak Peringatan HKG ke-54 PKK tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026, turut diisi dengan Seminar bertajuk "Membangun Ketahanan Keluarga dari Bahaya Penyimpangan Seksual dan Kekerasan".
Seminar tersebut, menghadirkan Taufik Kurrohman yang merupakan dosen, trainer dan peneliti kesehatan masyarakat, dari Universitas Anak Bangsa (Unaba) Pangkalpinang, sebagai narasumber.
Selain seminar, turut dilaksanakan pula Deklarasi Pilah Sampah Dari Rumah oleh seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, launching Mars GKSTTB, serta mengundi Tuan Rumah HKG PKK Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2027.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Ferdinand/Faris/IbnuEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita