Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Subscribe to Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung feed
Updated: 4 min 7 sec ago

Dukungan Visi Gubernur Sasar Basel, Animo Masyarakat Ikut Sunatan Massal TP-PKK Provinsi Babel Membludak

Thu, 06/25/2026 - 07:38

BANGKA SELATAN – Lokasi keempat pelaksanaan Khitanan Massal besutan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai langkah nyata mendukung visi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, kini menyasar anak-anak Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Junjung Besaoh, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Rabu (24/6/2026), animo warga yang mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut sunatan massal TP PKK Babel membludak.

Namun, lantaran keterbatasan kuota, akhirnya yang bisa ditampung dan mengikuti sunat gratis tersebut hanya 56 anak kurang mampu dari seluruh kecamatan, yang tersebar di Bumi Junjung Besaoh.

Didampingi para orang tua, mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal itu terbukti, sejak pukul 07.30 WIB pagi, peserta kegiatan mulai datang memadati lokasi acara.

Selain bersinergi dengan TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan, kegiatan tersebut turut didukung Baznas Babel, Bank Sumsel Babel, PT Swarna Nusa Sentosa, serta sejumlah pihak lainnya.

Rangkaian kegiatan bertajuk “Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni” itu, merupakan bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026.

Ketua TP–PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut.

"Antusiasme masyarakat di setiap kabupaten sangat luar biasa, sehingga kuota yang telah kami siapkan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Noni Hidayat.

Tingginya animo masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut, lanjut dia, menjadi bukti nyata program-program sosial yang dilaksanakan PKK betul-betul dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

"Terima kasih kepada TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan dan pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Semoga apa yang telah dilakukan hari ini, menjadi amal ibadah, mendapatkan pahala, serta senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Tujuan kita jelas, yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP–PKK Bangka Selatan, Elizia Riza Herdavid, dalam sambutannya menjelaskan, khitanan massal diikuti pelajar mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), dengan rentang usia 5 hingga 13 tahun. 

Elizia melanjutkan, selain khitanan massal, turut digelar juga aksi donor darah bersama PMI Kabupaten Bangka Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan serta upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Bumi Junjung Besaoh.

Elizia menambahkan, TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan, juga menggelar pameran produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.

Lebih lanjut menurut Elizia, kegiatan tersebut yang menjadi wadah para pelaku usaha binaan PKK, dalam mempromosikan dan memasarkan produk unggulan mereka, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan Noni Hidayat, Elizia berharap manfaat kegiatan-kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan pula di PKK tingkat kecamatan.

"Semoga kegiatan-kegiaran ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Apresiasi dari Ketua TP–PKK Babel, Noni Hidayat, yang diterima langsung oleh Ketua TP–PKK Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat, Elizia Riza Herdavid, beserta rombongan, meninjau langsung proses Khitanan Massal. Noni Hidayat dalam kesempatan itu, membeli sejumlah produk UP2K TP–PKK di tenant yang tersedia di lokasi acara.

Tak lama berselang, Noni Hidayat didampingi Elizia Riza Herdavid beserta rombongan, bertolak menuju hutan kota dan peternakan madu kelulut Kabupaten Bangka Selatan.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: SentosaEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Momentum HKG PKK ke-54, TP-PKK Provinsi Babel Gelar Empat Kegiatan Sekaligus di Bangka Tengah

Wed, 06/24/2026 - 05:47

BANGKA TENGAH — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), betul-betul memanfaatkan momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, dengan menggelar berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Di Kabupaten Bangka Tengah, TP-PKK Babel bersama TP-PKK kabupaten setempat, menggelar empat kegiatan sekaligus, yang berlangsung terpusat di Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa (23/6/2026).

Adapun rangkaian kegiatan yang digelar saat itu, antara lain Khitanan Massal, Donor Darah, Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), hingga Pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Dalam Kegiatan GKSTTB, dilakukan pembinaan dan pelatihan terkait pengelolaan administrasi kependudukan keluarga, agar tertib sejak dini.

Sementara, di kegiatan Pembinaan UP2K, dilakukan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi cairan serbaguna ramah llingkungan, yang bertajuk Pelatihan Eco Enzym.

Dengan dipandu narasumber yang kompeten dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Babel, para peserta pelatihan Eco Enzym tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Selain itu, dilaksanakan pula pembacaan Deklarasi Komitmen Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, yang dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis tempat sampah organik dan non-organik oleh Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani,  yang diterima langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.

Menyoal Khitanan Massal, Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya memastikan bahwa kegiatan itu, akan berlanjut ke Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

"Bangka Tengah, menjadi lokasi ketiga pelaksanan kegiatan ini. Alhamdulillah pelaksanaannya sukses, ada 50 anak hang ikut. Target besarnya 500 anak se-Babel bisa khitan gratis, bersih dan bahagia," ucap Noni Hidayat.

“Jadi di Bangka Tengah hari ini ada 4 menfaat sehat yang ditebar. Sunat anaknya beres, sampah di rumah jadi berkah, ekonomi keluarga meningkat, keluarga tangguh. TP-PKK garda terdepan keluarga sejahtera. Sehatkan anak, lingkungan, ekonomi dan wujudkan keluarga tangguh," sambungnya.

Noni Hidayat Terharu

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengaku terharu dengan antusiasme para masyarakat Kabupaten Bangka Tengah dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Antusias anak dan orang tua di sini membuat saya terharu. Ternyata memang masih banyak masyarakat kita, yang membutuhkan keringanan untuk membawa anak-anaknya khitan. Program ini harus jalan terus,” tegasnya.

"Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, mulai dari Baznas Babel, hingga pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Babel, Hidayat Arsani, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Babel, Elius Gani, dalam sambutannya menuturkan,  kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan Sunat Massal dan pembinaan lingkungan ini bermanfaat luas. Anak-anak kita sehat, keluarga tenang dan bumi kita terjaga,” ujarnya.

Senada, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dalam sambutannya menekankan tentang peran strategis PKK. Menurut dia, PKK bukan sekadar ibu-ibu yang hanya bertanggung jawab di dapur saja, melainkan garda terdepan untuk mewujudkan keluarga sejahtera.

"Dari khitan anak sampai pilah sampah di rumah, semua dimulai dari tangan PKK,” tutup Algafry.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Baznaz Babel Zulhadi, Camat Namang, Ketua TP-PKK Bangka Tengah Eva Algafry Rahman, serta sejumlah Pengurus TP-PKK Babel dan Kabupaten Bangka Tengah.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Ibnu/FloEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

PB Porprov VII Babel Matangkan Persiapan Lewat CdM Meeting II, 26 Cabor Siap Dipertandingkan

Tue, 06/23/2026 - 19:56

PANGKALPINANG — Panitia Besar (PB) Porprov Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Chef de Mission (CdM), di Kantor Gubernur Babel, Selasa (23/6/2026) siang, yang akan terlibat langsung dalam perhelatan akbar pada November 2026 mendatang.

Wakil Ketua Umum PB Porprov VII Babel, yang juga menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Babel, Wydia Kemalasari menyebut, CdM Meeting digelar untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan seluruh pihak, dalam menghadapi event olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Pertemuan ini juga dilaksanakan guna mematangkan kesiapan pelaksanaan Porprov VII Babel 2026, mulai dari panitia, peserta dari seluruh daerah, sarana prasarana, infrastruktur hingga administrasinya," jelas Wydia.

Lebih lanjut, Wydia mengungkapkan, Porprov VII Babel 2026 akan mempertandingkan 26 cabang olahraga (cabor). Para atlet dari seluruh kabupaten/kota se-Babel, lanjut Wydia, nantinya akan memperebutkan 359 medali emas, 359 medali perak dan 514 medali perunggu.

"Semoga seluruh pihak semakin solid, sehingga pelaksanaan Porprov VII Babel 2026 ini berjalan lancar dan sukses," harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah Porprov VII Babel, Yan Megawandi menyebut masih terdapat beberapa kendala utama dalam pelaksanaan event olahraga tersebut, mulai dari penganggaran dan kesiapan venue pertandingan.

Namun, Yan menegaskan, seluruh pihak yang terlibat dalam event tersebut, terus melakukan penyempurnaan, melalui perencanaan yang terus dimatangkan dan koordinasi yang intens.

"Di CdM kedua ini, kita menyepakati beberapa hal yang akan dibahas lebih detail lagi ke depannya. Tadi sudah disepakati tentang berapa jumlah medali yang diperebutkan, cabang olahraga dan nomor yang dipertandingan. Kemudian, lokasi pertandingan (venue) juga terus dimantapkan," jelas Yan.

Yan melanjutkan, penentuan lokasi pertandingan masih terus disesuaikan, supaya lebih efektif dan efisien. Selain itu, lanjut Yan, penggunaan fasilitas olahraga yang tersedia, juga dipastikan saat pertemuan tadi.

“Tempat pelaksanaan di venue-venue sedang dimantapkan lagi. Misalnya ada dua GOR di satu kabupaten, mana yang paling efektif dan efisien penggunaannya,” terangnya.

Yan berharap, dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat dapat terus diberikan.

Ia juga berharap, para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik, guna mengharumkan nama daerah masing-masing.

"Semoga saat bertanding nanti, para atlet bisa menampilkan kemampuan terbaik mereka, untuk mengharumkan nama daerah masing-masing,” tutupnya.

Porprov VII Babel 2026 diketahui akan digelar di tiga kabupaten/kota, yakni Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah, pada 7-14 November 2026 mendatang.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pengurus PB Poprov VII baik dari lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun ekternal Pemprov Babel, Perwakilan Pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) se-Babel, serta para Pengurus Cabor peserta Porprov VII Babel 2026.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Khitanan Massal Gratis TP-PKK Babel Wujudkan Mimpi Hamid jadi "Anak Saleh"

Tue, 06/23/2026 - 19:31

BANGKA TENGAH — Pagi itu, Selasa (23/6/2026), Aula Kantor Camat Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dipenuhi puluhan anak yang menunggu giliran untuk dikhitan.

Di antara mereka, berdiri seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Hamid. Dengan sarung yang disampirkan di pundaknya, Hamid sesekali menoleh ke arah peserta lain yang sedang menjalani proses khitan.

Raut wajah Hamid tampak tegang, tetapi rasa penasaran dan semangat lebih dominan terlihat dari sorot matanya. Hari itu menjadi momen yang telah lama ditunggu bocah asal Desa Belilik tersebut.

Keinginannya untuk berkhitan akhirnya terwujud, melalui program Khitanan Massal Gratis yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Babel bersama TP-PKK Bangka Tengah.

Bagi Hamid, khitan bukan sekadar tradisi. Ia ingin mengikuti jejak teman-temannya yang lebih dulu menjalani syariat sekaligus untuk memuwujudkan mimpinya menjadi “anak saleh”.

Saat ditanya Tim Liputan Diskominfo Babel apakah dirinya takut dikhitan, Hamid menjawab singkat, namun mantap. “Ndek takut (tidak takut),” ujarnya sambil tersenyum.

Disampingnya, ada sang ayah, Joe, yang tampak sibuk menyelesaikan proses pendaftaran. Joe mengaku lega karena akhirnya dapat memenuhi keinginan putranya.

Menurut Joe, informasi mengenai khitanan massal itu ia peroleh dari keluarganya. Tanpa berpikir panjang, ia langsung membawa Hamid untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Ade seperadik yang ngabar ku, kalo ade sunat massal gratis hari ne. Jadi ku bawalah Hamid ke sini, biar syariat e cepet terlaksana. (Ada saudara yang mengabari saya, ada khitan massal hari ini. Akhirnya saya bawa Hamid ke sini, supaya syariatnya cepat terlaksana),” kata Joe.

Lanjut Joe, program tersebut menjadi jawaban bagi banyak keluarga yang selama ini harus menunda khitan anak karena keterbatasan biaya. Joe mengakui, jika harus menunggu dana terkumpul sendiri, belum tentu Hamid bisa segera dikhitan.

“Alhamdulillah, berkat program ne, anakku pacak besunat gratis. Men nek nunggu nabung sendiri, dak tau kapan ok.(Alhamdulillah, berkat program ini, anak saya bisa berkhitan gratis. Kalo mau menabung sendiri, entah kapan),” tuturnya.

Rasa syukur Joe, juga disertai ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Makaseh Buk Noni Hidayat, Pak Gubernur, Pak Bupati, yang lah muet dan dukung acara ne. Berkat acara ne, masyarakat di Bangka Tengah ne dapet peluang yang sama. (Terima kasih Bu Noni Hidayat, Pak Gubernur, Pak Bupati, yang sudah membuat dan mendukung acara ini. Berkat acara ini, masyarakat Bangka Tengah ini mendapat leluang yang sama)," ucapnya.

Hamid bukan satu-satunya anak yang datang dengan semangat tinggi. Sebanyak 50 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah mengikuti kegiatan tersebut.

Di sudut lain ruangan, Arka tampak berkumpul bersama lima teman sekolahnya. Kehadiran teman-teman sebayanya membuat suasana menjadi lebih cair dan menyenangkan.

“Aok ramai. Ku ke sini kek kawan sekolah. Ade Faiz, Irfan, Abdi kek Septian. (Iya ramai. Saya ke sini bersama teman sekolah. Ada Faiz, Irfan, Abdi dan Septian),” kata Arka.

Seperti Hamid, Arka juga mengaku tidak takut menjalani khitan.

Sementara itu, salah satu warga Cambai, Fauzi, berharap kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahunnya.

"Kegiatan ini sangat membantu kami warga yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Bangka Tengah ini menjadi lokasi ketiga pelaksanaan Khitanan Massal TP-PKK Babel, setelah sebelumnya digelar di tingkat provinsi dan Kota Pangkalpinang.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menargetkan program tersebut dapat menjangkau 500 anak di tujuh kabupaten dan kota se-Babel.

Bagi sebagian orang, khitan mungkin hanya proses medis yang berlangsung beberapa menit. Namun, bagi Hamid dan puluhan anak lainnya, hari itu menjadi langkah penting menuju kedewasaan sekaligus pemenuhan syariat yang selama ini mereka nantikan.

Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, program khitanan massal gratis tidak hanya membantu meringankan beban biaya keluarga, tetapi juga menghadirkan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk mewujudkan impiannya menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Ibnu/FloEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Inisiasi Ketua TP PKK Babel, 52 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis di RSUD Pangkalpinang

Mon, 06/22/2026 - 19:59

PANGKALPINANG — Tingginya biaya khitan di klinik yang bisa mencapai jutaan rupiah, menjadi alasan utama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat menebarkan solusi jitu bagi masyarakat.

Bekerja sama dengan TP-PKK Kota Pangkalpinang, kegiatan yang diinisiasi Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat, 52 anak dari berbagai kecamatan yang tersebar di Pangkalpinang mengikuti khitanan massal digelar secara gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, Senin (22/6/2026).

Selain sebagai solusi ekonomi bagi masyarakat, kegiatan ini juga merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026, sekaligus implementasi 10 program pokok PKK di masyarakat.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya, Baznas Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, PT Swarna Nusa Sentosa dan PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Depati Amir.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya menyebut, terselenggaranya kegiatan ini, didasari oleh biaya khitan yang saat ini relatif tinggi.

"Kenapa khitanan massal? kalau khitan di klinik misalnya, biayanya bisa mencapai jutaan rupiah. Itu cukup tinggi. Dengan terlaksananya kegiatan ini, beban masyarakat menjadi ringan," ucap Noni Hidayat.

"2026 menjadi tahun kedua kami melaksanakan kegiatan ini. Untuk hari ini, kegiatan diselenggarakan di Provinsi Babel tempatnya di Sekretariat TPP PKK komplek Kantor Gubernur dan Kota Pangkalpinang dengan lokasi RSUD Depati Hamzah," ungkap Noni Hidayat.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menargetkan, kegiatan ini dapat menyentuh 500 anak se-Babel. Menurut dia, kegiatan yang diselenggarakan TP-PKK ini, selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Visi Misi Gubernur Babel, Hidayat Arsani.

"Sebagai mitra strategis pemerintah dan pelopor perubahan, PKK hadir dengan melakukan berbagai gerakan, yang menyentuh langsung ke akar permasalahan rakyat," tegasnya.

"Kegiatan Khitanan Massal tahun ini, target pesertanya 500 anak se-Babel. Setelah ini, kami akan roadshow untuk menyelenggarakan kegiatan ini di kabupaten-kabupaten lainnya di Babel," sambungnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang turut serta mensukseskan acara tersebut.

"Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah untuk kita semua. Terima kasih kepada TP-PKK Pangkalpinang beserta seluruh tim yang telah bekerja ekstra keras dalam mensukseskan acara ini," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Pangkalpinang, Aisyah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitanan massal tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini meringankan pengeluaran keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang layak bagi anak-anak.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Biaya khitan sekarang cukup tinggi. Adanya program ini, sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga," ujar Aisyah.

"Apalagi dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Terima kasih Bunda Noni, Pak Gubernur, Bunda Susanti, Pak Wali Kota,” sambungnya.

Senada, Rahmat, orang tua peserta lainnya, berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Babel.

“Kegiatan ini gratis, anak kami juga dapat suvenir dan uang jajan. Masyarakat di kabupaten/kota lainnya di Babel, harus ikut. Mudah-mudahan ke depan pesertanya semakin banyak,” tutup Rahmat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Budi Yanto, Ketua TP-PKK Kota Pangkalpinang Susanti Saparudin, serta sejumlah pengurus TP-PKK Babel dan Kota Pangkalpinang.

Di kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan suvenir secara simbolis kepada perwakilan peserta Khitanan Massal, yang dilanjutkan dengan peninjauan proses pelaksanaan kegiatan oleh Noni Hidayat, yang didampingi Susanti Saparudin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam apresiasi kepada TP-PKK Kota Pangkalpinang, atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Ibnu/DinaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Anita: Terima Kasih Ibu Noni dan Pak Gubernur Anak Saya Dapat Khitanan Gratis!

Mon, 06/22/2026 - 17:16

PANGKALPINANG — Suasana penuh kebahagiaan terlihat dalam kegiatan khitanan massal gratis yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Sekretariat PKK Provinsi Babel, Senin (22/6/2026).

Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani mengatakan kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata kepedulian TP-PKK Babel dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Mengusung semangat pengabdian, kegiatan khitanan massal ini merupakan bagian dari implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam bidang kesehatan, sosial, lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

“Kami hadir mewujudkan aksi nyata dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK dalam bidang kesehatan, sosial, lingkungan, ekonomi dan pendidikan. Termasuk aksi donor darah yang merupakan sebuah misi kemanusiaan yang sangat mulia,” ujar istri Gubernur Babel ini.

Menurut Noni, semangat HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk terus memperkuat peran PKK dalam membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 117 anak mengikuti khitanan massal. Mereka datang dari berbagai wilayah dengan didampingi keluarga masing-masing.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, memenuhi area kegiatan dengan harapan anak-anak mereka mendapatkan pelayanan terbaik. Anak-anak tersebut juga menerima bingkisan dan lainnya sebagai bentuk perhatian dari TP PKK Babel.

Salah satu warga Pangkalpinang, Anita (35), sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengantarkan putranya, Azrha (7), untuk mengikuti sunatan massal.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Ibu Noni Hidayat dan Pak Gubernur Babel. Anak saya sudah disunat (khitan) tanpa dipungut biaya (gratis), serta mendapatkan bingkisan dan santunan. Semoga anak saya sehat dan menjadi anak yang soleh,” ungkap Anita.

Dalam kesempatan itu, koordinator sunatan massal yang juga selaku pengurus TP PKK Babel, drg. Suniti, menjelaskan kegiatan khitanan massal ini melibatkan 30 tenaga medis untuk memastikan pelayanan berjalan aman dan optimal.

“Kegiatan ini melibatkan tenaga medis mulai dari dokter dan tenaga perawat yang memiliki kompeten bersunat hingga tenaga farmasi. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar anak-anak merasa nyaman selama mengikuti proses khitan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Sumiti, PKK Provinsi Babel akan terus memperkuat kepedulian melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ferdinan/ FarisEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Khitanan Massal Gratis HKG Ke-54 TP PKK Babel Sasar 500 Anak, Noni Hidayat Sebut Cermin Semangat Berbagi

Mon, 06/22/2026 - 17:00

PANGKALPINANG — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke -54, Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar kegiatan kegiatan bakti sosial.

Salah satu kegiatan berupa khitanan massal gratis HKG TP PKK Babel yang dimulai Senin di Kantor Sekretariat TP PKK Babel, Senin (22/6/2026) itu, menyasar 500 anak se-Provinsi Babel.

Pelaksanaan kegiatan mengusung tema “Sinergi Berbagi, Merajut Harmoni” yang dihadiri Gubernur Babel Hidayat Arsani beserta Noni Hidayat Arsani dan para pengurus PKK serta undangan lainnya tersebut disambut antusiasme tinggi dari masyarakat.

Menariknya, sebelum menjalani kegiatan proses khitan, anak-anak diberikan hiburan dengan pemutaran film kartun favorit yang menjadi salah satu cara efektif untuk mengalihkan perhatian anak, mengurangi rasa cemas, serta membantu menurunkan rasa takut selama mengikuti proses sunatan.

Pendekatan ramah anak ini membuat peserta lebih tenang dan menikmati rangkaian kegiatan. Setelah menjalani khitan, anak-anak juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan inisiasi PKK Babel terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dalam mendukung kesehatan dan kebersihan mereka.

“Khitanan massal ini merupakan bentuk kepedulian sosial, perhatian kita kepada anak-anak agar dapat tumbuh sehat sesuai syariat serta mendapatkan pemenuhan hak kesehatannya,” ujar Noni.

Noni menyebutkan, kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya kepedulian sosial dan semangat berbagi antar sesama.

Menurutnya, kehadiran PKK selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan sosial, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Semoga anak-anak yang mengikuti khitanan massal ini menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan keluarga, daerah, serta bangsa di masa depan,” harapnya.

Istri Gubernur Babel tersebut juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Gubernur Babel, tim medis, Palang Merah Indonesia (PMI), seluruh jajaran panitia serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan sosial termasuk pihak sponsor diantaranya, Baznas Provinsi Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, PT Swarna Nusa Sentosa dan PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Depati Amir.

Noni berharap peringatan HKG PKK ke-54 ini, semakin memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan khitanan massal ini juga akan dilaksanakan secara berkelanjutan di kabupaten/kota se-Provinsi Babel, yakni pada 23 Juni 2026 di Bangka Tengah, 24 Juni 2026 di Bangka Selatan, 25 Juni 2026 di Bangka Induk, 26 Juni 2026 di Bangka Barat, serta 29 Juni 2026 di Belitung dan Belitung Timur.

Selain khitanan massal, rangkaian HKG PKK ke-54 juga diisi dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat mulai dari donor darah, bimbingan teknis kesehatan, bimbingan teknis pengolahan sampah, serta pembinaan dan gelar produk UP2K/UMKM.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ferdinan/ FarisEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Pastikan SPMB SMA/SMK 2026 Berlangsung Transparan, Animo Jalur Afirmasi dan Prestasi Sangat Tinggi

Thu, 06/18/2026 - 20:21

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Dinas Pendidikan, memastikan Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 di Babel, berlangsung transparan dan berkeadilan

Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Saipul Bakhri, mengatakan, SPMB merupakan upaya pemerintah dalam memastikan pendidikan bermutu, dapat diakses oleh seluruh anak secara adil dan merata.

"Dinas Pendidikan menjalankan sistem ini secara jujur, akuntabel transparan dan berkeadilan. Kami berharap kepada orang tua murid dan anak-anak untuk yakin dengan proses yang dilakukan. Jangan percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan bisa membantu masuk ke sekolah tertentu," tegas Saipul, di Pangkalpinang, Kamis (18/6/2026).

Dalam pelaksanaannya, kata Saipul, terdapat empat jalur penerimaan di SPMB 2026, diantaranya, jalur domisili, afirmasi, mutasi dan prestasi.

"Pendaftaran SPMB dilakukan secara daring melalui laman resmi spmb.babelprov.go.id. Untuk jalur afirmasi dan prestasi SMA/ SMK telah dibuka mulai 8-11 Juni 2026. Sementara pada 19-24 Juni 2026 untuk SMA jalur domisili dan mutasi, untuk SMK jalur reguler dan mutasi," jelasnya.

Sistem ini, lanjut dia, dirancang agar proses penerimaan murid baru, berjalan lebih tertata, serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik. Animo masyarakat, kata Saipul, sangat tinggi, terutama ketika jalur afirmasi dan prestasi dibuka.

"Alhamdulillah, animo masyarakat pada saat pembukaan pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi sangat tinggi. Semua sekolah telah melakukan proses seleksi," ungkapnya.

"Untuk jalur domisili yang baru dibuka pendaftarannya, antusiasnya juga sangat tinggi terutama di sekolah-sekolah pusat kabupaten/kota," tambahnya.

Lebih lanjut menurut Saipul, tingginya minat pendaftar di sejumlah sekolah, dipengaruhi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, serta sistem penerimaan yang mengedepankan pemerataan akses pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Saipul juga mengingatkan seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB, untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas.

Menurut Saipul, proses penerimaan siswa baru yang bersih, akuntabel, transparan dan berkeadilan, merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Orang Tua Senang

Sementara itu, salah satu orang tua calon peserta didik, Meizi Herawati, warga Pangkalpinang, mengaku senang dengan pelaksanaan SPMB di SMA Negeri 2 (SMADA) Pangkalpinang, karena dinilai transparan, tanpa biaya, serta memiliki tahapan yang jelas.

"Sistem penerimaan di SMADA Pangkalpinang sangat baik, mulai dari tahapan pendaftaran, jalur penerimaan, kuota daya tampung, hingga persyaratan administrasi yang mudah kami pahami," ungkap Meizi.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan SPMB tahun ini, SMA Negeri 2 Pangkalpinang memiliki daya tampung sebanyak 360 siswa, yang terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel).

Berkenaan dengan hal tersebut, Kepala SMA Negeri 2 Pangkalpinang Yunisfu mengapresiasi tingginya antusias masyarakat yang mendaftarkan peserta didiknya ke sekolah yang ia pimpin.

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan lingkungan belajar di SMAN 2 Pangkalpinang.

"Antusiasme ini jadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap program pendidikan dan lingkungan belajar di SMADA Pangkalpinang. Kami pastikan, seluruh proses SPMB berjalan lancar, transparan, dan akuntabel," tutup Yunisfu.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/IdrisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Dorong Anak-anak TK/PAUD Islam Al Azhar 65 Pangkalpinang Tumbuh Kreatif dan Percaya Diri

Thu, 06/18/2026 - 17:42

PANGKALPINANG — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong anak-anak Kelompok Bermain (KB)/Taman Kanak-kanak (TK) Islam Al Azhar 65 Pangkalpinang, berperan aktif, kreatif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, sebagai sarana mengembangkan bakat, minat dan kepercayaan diri.

Pesan tersebut disampaikan Noni Hidayat saat menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Perpisahan KB/TK Islam Al Azhar 65 Pangkalpinang di GWK Palace, Selindung Baru, Pangkalpinang, Kamis (18/6/2026).

Menurut Noni, kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu wadah penting bagi anak untuk mengenali potensi diri sejak dini, terlebih saat memasuki jenjang SD. Anak-anak itu, lanjut dia, akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai bidang yang diminati.

"Sebagai contoh, di SD Al Azhar Pangkalpinang, misalnya, ada banyak sekali pilihan ekstrakurikulernya yang bisa diikuti sesuai minat dan bakat mereka, mulai dari tari, gitar, panahan, coding, robotik hingga sains. Begitupun dengan sekolah lainnya," jelas Noni Hidayat.

Lebih lanjut, dia menilai, keterlibatan anak dalam kegiatan di luar pembelajaran formal, dapat membantu membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan sosial mereka.

"Ekstrakurikuler ini sangat baik diikuti oleh anak-anak kita. Para orang tua bebas memberikan pilihan bagi anak-anaknya, sebagai cara untuk mengembangkan bakat mereka," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Noni Hidayat juga mengapresiasi penampilan para siswa KB/TK Islam Al-Azhar 65 Pangkalpinang, yang tampil penuh percaya diri selama pentas seni berlangsung. Antusiasme dan keberanian anak-anak tampil di atas panggung merupakan hasil kerja sama yang baik antara guru, tenaga pendidik dan orang tua.

"Alhamdulillah, kita lihat tadi anak-anak begitu antusias dan percaya dirinya luar biasa. Itu semua berkat kerja sama guru dan seluruh pendidik yang ada di sekolah," ujarnya.

Noni mengaku bangga melihat kemampuan anak-anak dalam menampilkan berbagai pertunjukan seni di hadapan para orang tua dan tamu undangan.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Kepada orang tua yang sudah hadir melihat penampilan anak-anaknya hari ini juga luar biasa. Penampilan mereka bagus, lucu, menggemaskan dan sangat percaya diri," katanya.

Lebih lanjut, Noni mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.

Menurutnya, pengawasan dan pendampingan yang konsisten menjadi kunci agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan terarah.

"Pesannya, kita harus terus mendampingi dan memantau kegiatan anak-anak kita. Perkembangan zaman sekarang menuntut kita untuk lebih ketat mengawasi demi kebaikan anak-anak kita juga," tutupnya.

Perlu diketahui, kegiatan pentas seni dan perpisahan KB/TK Islam Al-Azhar 65 Pangkalpinang ini berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas siswa sebagai penutup masa pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang SD.

Acara tersebut, turut dihadiri Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, beserta sejumlah tamu undangan lainnya.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Dina/YudhistiraEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Aksi Bersih-bersih Pantai Pasir Padi, Noni Hidayat Sebut Langkah Konkret untuk Generasi Mendatang

Wed, 06/17/2026 - 16:26

PANGKALPINANG – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar olahraga bersama, aksi bersih-bersih pantai dan bhakti sosial, di Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut, digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026

Dalam sambutannya, Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan kegiatan  tersebut menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat luas, tentang pentingnya menjaga ekosistem pantai.

Noni Hidayat berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai.

“Ini merupakan sebuah langkah konkret dalam memastikan laut tetap bersih untuk diwariskan kepada generasi mendatang,” ucap Noni Hidayat.

“Pagi hari ini, pasir padi lumayan ya banyak sampahnya. yang dari laut kebawa karena ombak ke pesisir. Jadi pas sekali kita bersih-bersih,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab REM 045 PD II/Sriwijaya, Juliana, mendorong Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan dan perawatan Pantai Pasir Padi sebagai salah satu destinasi wisata andalan daerah.

Menurut dia, keberadaan Pantai Pasir Padi memiliki nilai strategis karena menjadi satu-satunya pantai yang berada di kawasan perkotaan Pangkalpinang.

"Pasir Padi merupakan satu-satunya pantai yang ada di tengah Kota Pangkalpinang. Ayo berikan perhatian lebih, harus terus dirawat dan dibersihkan supaya tetap cantik," kata Juliana.

Acara tersebut dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan diikuti puluhan peserta, yang terdiri dari jajaran anggota Persit KCK, PKK, instansi terkait, hingga masyarakat setempat.

Dalam Kegiatan bertajuk “Aksi 1 Langkah, Olahraga untuk Tubuh dan Bumi, Laut Bersih Warisan untuk Anak Cucu” itu, para peserta tampak antusias menyisir kawasan pantai dan mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari ekosistem pesisir.

Turut hadir dalam acara tersebut, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: IbnuFotografer: Ibnu/FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

BKOW Babel Bersih-bersih Pantai Pasir Padi, Noni Hidayat Tegaskan Kolaborasi Modal Penting

Wed, 06/17/2026 - 14:28

PANGKALPINANG — Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan mengampanyekan aksi kolektif pelestarian lingkungan pesisir melalui kegiatan bersih-bersih Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan bertajuk “Aksi 1 Langkah, Olahraga untuk Tubuh dan Bumi, Laut Bersih Warisan untuk Anak Cucu” itu diawali dengan senam dan olahraga bersama, yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB.

Setelahnya, puluhan peserta melakukan aksi pungut sampah di sepanjang bibir Pantai Pasir Padi. Para peserta tampak menyisir kawasan pantai dan mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari ekosistem pesisir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan laut dan pantai.

Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini sengaja dikemas dengan memadukan kampanye kesehatan dan aksi nyata pelestarian alam.

Menurut dia, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat silaturahmi, saling mengenal, saling mendukung antarorganisasi, sekaligus mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan,” kata Noni Hidayat.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel itu menegaskan, kolaborasi antarorganisasi menjadi modal penting dalam mendorong gerakan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Noni Hidayat melanjutkan, selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga membawa pesan bahwa kebersihan laut dan pantai merupakan warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab REM 045 PD II/Sriwijaya, Juliana, menilai aksi bersih pantai merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi pencemaran sampah, terutama sampah plastik yang masih menjadi persoalan di kawasan pesisir.

“Semoga melalui kegiatan ini bisa mengurangi polusi sampah plastik di Pantai Pasir Padi,” harap Juliana.

Kegiatan itu dihadiri jajaran Persit KCK Koorcab REM 045 PD II/Sriwijaya, pengurus TP-PKK Babel, instansi terkait, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: IbnuFotografer: Ibnu/FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Dilepas ke Tingkat Nasional, Gubernur Babel Minta 6 Calon Paskibraka Jaga Nama Baik Daerah dan Pantang Menyerah

Mon, 06/15/2026 - 17:43

PANGKALPINANG — Semangat, tekad, dan rasa bangga membawa nama daerah terpancar dari enam calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang akan mengikuti proses verifikasi calon paskibraka tingkat pusat.

Sebelum menjalani proses verifikasi tingkat pusat, para calon Paskibraka Babel tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, saat audiensi sekaligus pelepasan bersama Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Babel, Fery Afriyanto, di Kantor Gubernur Babel, Senin (15/6/2026), sebeleum bertolak ke Tingkat nasional.

Enam calon Paskibraka tersebut akan mengikuti proses verifikasi yang dilaksanakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Hotel JS Luwansyah, Kuningan, Jakarta, pada 15-19 Juni 2026. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi calon Paskibraka tingkat nasional tahun 2026.

Gubernur Hidayat dalam arahannya diwakili Pj Sekda Fery menyampaikan rasa bangga serta apresiasi tinggi kepada para calon Paskibraka yang telah berhasil melewati berbagai tahapan seleksi dengan kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen yang kuat.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar yang harus dijalani dengan semangat, optimisme, meminta enam calon Paskibra asal Babel tersebut menjaga nama baik daerah, dan memiliki mental pantang menyerah.

“Ini adalah kesempatan yang membanggakan sekaligus tantangan besar. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga nama baik Provinsi Babel, tetap disiplin, jaga kesehatan, dan hadapi setiap tantangan dengan tekad yang kuat,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para peserta tidak pernah merasa gentar dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. Sebab, mereka merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama baik Babel.

"Semoga semuanya berjalan dengan lancar, apapun hasilnya, semua harus disyukuri karena itu adalah yang terbaik untuk kalian," harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Babel, Burhanuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel atas dukungan yang diberikan kepada para peserta calon Paskibraka tingkat Provinsi Babel.

Dia menjelaskan, tiga pasangan calon terbaik yang dilepas hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat, penuh disiplin, dan dedikasi.

“Enam peserta yang mengikuti tahapan ini berasal dari sejumlah sekolah di Provinsi Babel, yakni SMAN 2 Tanjungpandan, SMAN 1 Belinyu, SMAN 1 Manggar, SMAN 1 Pulau Besar, SMAN 1 Tanjungpandan, dan SMAN 2 Pangkalpinang,” jelasnya.

Burhanuddin berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian verifikasi dengan maksimal serta mampu menunjukkan kualitas terbaik sebagai perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada seleksi Paskibraka tingkat nasional tahun 2026.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Jo FandiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Peringati HUT ke-76 IGTKI, Bunda PAUD Babel Ajak Guru TK Mengajar dengan Mental Bahagia Lewat Hipnoterapi

Mon, 06/15/2026 - 17:23

PANGKALPINANG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Noni Hidayat Arsani, bersama Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI-PGRI dengan menggelar Talkshow dan Seminar Hipnoterapi, yang berlangsung di ruang Pasir Padi, Lantai 3 Kantor Gubernur Babel, Senin (15/6/2026).

Kegiatan bertajuk "Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun” itu, diikuti ratusan guru TK dari tiga kabupaten/kota se-provinsi Babel, yakni Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah.

Noni Hidayat, dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, mengatakan mendidik anak usia dini bukanlah suatu perkara mudah. Menurut dia, guru TK memiliki peran strategis, karena menjadi teladan pertama di luar lingkungan keluarga.

“Di tangan Bapak dan Ibu sekalian, fondasi karakter, kecerdasan dan kepribadian anak-anak dibentuk. Masa depan daerah dan suksesnya negara ini ke depan, ada andil besar dari Ibu-Ibu guru semua yang setiap hari mendidik mereka di sekolah,” ucap Noni Hidayat.

Lebih lanjut, Noni Hidayat berharap, digelarnya seminar tersebut, dapat menjadi dukungan moral dan ajang menambah keilmuan bagi para guru TK di Babel.

Bunda PAUD juga mengajak Guru TK mengajar dengan mental bahagia lewat Hipnoterapi. “Terima kasih kepada teman-teman dari IGTKI-PGRI Babel, yang telah konsisten mengawal kualitas pendidikan anak usia dini, di Negeri Serumpun Sebalai ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Babel, Ariyenni, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru TK di Babel.

Ariyenni berharap dengan digelarnya seminar ini, para guru TK di Babel ke depannya dapat mengajar dengan kondisi mental yang prima dan bahagia.

“Semoga sinergi yang terjalin dengan pemerintah daerah semakin kuat. Harapannya, melalui pelaksanaan seminar ini, para guru TK di Babel ke depannya dapat mengajar dengan kondisi mental yang prima. Dengan demikian, mereka dapat mentransfer energi positif ke anak didiknya,” harap Aryenni.

Seminar tersebut menghadirkan dr. Suniti, SpPM., CHI, dari RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, sebagai narasumber, yang mengupas tuntas materi terkait hipnoterapi.

Dalam kesempatan itu, dr. Suniti memaparkan tentang teknik relaksasi dan pengelolaan emosi (manajemen stres), yang sangat berguna bagi para guru saat menghadapi anak didik di sekolah.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Saipul Bahri.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinanFotografer: Fariz/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Babel Kembali Ukir Prestasi di Kancah Nasional, Raih Kalpataru Adya Penyelamat Lingkungan 2026

Sat, 06/13/2026 - 17:38

PANGKALPINANG — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kini Kembali mengukirkan prestasi di kancah nasional. Melalui Yayasan Pelestarian Flora dan Fauna Babel, atau Animal Lovers of Bangka Island (Alobi) Foundation, dalam melestarikan flora dan fauna Negeri Serumpun Sebalai, berhasil meraih Kalpataru Adya dengan Kategori Penyelamat Lingkungan tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Alobi, Langka Sani, di Jakarta Convention Center (JCC) Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026) lalu.

Penetapan prestasi yang diraih Babel tersebut, tertuang dalam surat resmi bernomor B.146/C.8/SDM.5.5/06/2026 tertanggal 8 Juni 2026, yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Ir Sinta Saptarina Soemiarno, M.Sc.

Adapun penghargaan tersebut, diberikan atas dedikasi nyata Yayasan Aloni dalam upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan hidup di Kepulauan Babel.

Merespons hal tersebut, Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Babel, Amransyah Muslimin mengatakan, penghargaan Kalpataru merupakan pengakuan tertinggi negara kepada para pejuang lingkungan.

Diperolehnya penghargaan tersebut, kata Amransyah, mencerminkan kontribusi luar biasa Yayasan Alobi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Kepulauan Babel.

"Kami menyampaikan rasa syukur atas raihan penghargaan Kalpataru oleh Yayasan Alobi. Mereka penyelamat lingkungan," kata Amransyah.

"Penghargaan ini juga bukti apresiasi pemerintah, terhadap jasa dan aksi yang dilakukan oleh masyarakat terhadap pelestarian lingkungan," sambungnya.

Mewakili Gubernur Hidayat, Ia berharap, prestari yang diraih Yayasan Alobi, mampu menggugah masyarakat, kelompok, yayasan atau organisasi lain, untuk ikut berkiprah dalam upaya pengelolaan lingkungan.

"Kami ucapkan, selamat kepada Yayasan Alobi, semoga selalu konsisten dalam melestarikan flora dan fauna Babel. Salam lestari," tutupnya.

Untuk diketahui, Yayasan Alobi sejak tahun 2013 silam, terus konsisten bergerak sebagai garda terdepan penyelamatan satwa liar di Sumatera.

Sebagai satu-satunya pusat rehabilitasi satwa multi spesies di Sumatera, Yayasan Alobi tercatat telah melepasliarkan lebih dari 8.000 satwa ke habitatnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: DLHKEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Hadirkan Inovasi “Si Peri Hutan”, Ruang Warga Berperan Aktif Jaga Ekosistem Hutan

Sat, 06/13/2026 - 17:20

PANGKALPINANG - Di tengah tantangan keterbatasan anggaran dan luasnya bentang alam yang harus dijaga, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sungai Sembulan, Babel, mematahkan mitos bahwa inovasi harus mahal.

Melalui aksi perubahan bertajuk "Si Peri Hutan" (Sistem Pengawasan Terintegrasi Hutan) Transformasi Pengawasan Kawasan Hutan Melalui Frugal Innovation di KPHP Sungai Sembulan Babel, mereka membuktikan bahwa frugal innovation, inovasi berbasis efisiensi menjadi kunci menjaga kelestarian hutan di era modern.

"Si Peri Hutan" hadir bukan sebagai aplikasi biasa, melainkan sebagai ekosistem data yang terintegrasi. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal, sistem ini mampu meningkatkan akurasi pengawasan secara signifikan.

Integrasi teknologi ini berfungsi krusial untuk meminimalisir human error sekaligus mempercepat waktu tanggap terhadap berbagai ancaman gangguan di lapangan. Efektivitas ini memungkinkan pengawasan kawasan yang masif tetap dapat dilakukan dengan biaya operasional yang sangat efisien dan terukur.

Sentuhan Humanis dalam Kolaborasi, namun, teknologi hanyalah alat. Kekuatan sesungguhnya dari "Si Peri Hutan" terletak pada aspek humanisnya, yakni membangun tanggung jawab bersama (shared responsibility).

Inovasi ini mengubah paradigma pengawasan yang semula bersifat top-down menjadi kerja kolektif yang melibatkan masyarakat setempat sebagai garda terdepan.

Kehadiran sistem ini membuka ruang bagi warga untuk berperan aktif dalam menjaga ekosistem hutan mereka. Kini, pengawasan kawasan bukan lagi beban instansi semata, melainkan wujud nyata kolaborasi antara pengelola hutan yang transparan dengan masyarakat yang peduli.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui Kepala KPHP Sungai Sembulan, Oskan F. Immami menjelaskan, unspirasi untuk Masa Depan Keberhasilan KPHP Sungai Sembulan adalah bukti bahwa kreativitas dalam memecahkan masalah adalah aset paling berharga dalam pelestarian lingkungan.

Langkah ini diharapkan tidak sekadar menjadi catatan administratif, melainkan inspirasi bagi transformasi pengawasan hutan yang lebih modern, humanis, dan berkelanjutan di seluruh penjuru Indonesia.

Oskan menegaskan komitmen lembaganya dalam mentransformasi layanan kehutanan menjadi lebih modern dan inklusif.

Melalui pengembangan proyek inovasi “Si Peri Hutan” pihaknya mengimbau masyarakat untuk menyimpan tautan s.id/siperihutan sebagai gerbang akses utama.

“Demi mendukung transparansi serta efisiensi akses data, kami menghadirkan Si Peri Hutan sebagai solusi digital terpadu. Platform ini dirancang khusus agar masyarakat dapat berinteraksi dengan layanan kami secara real-time, aman, dan terintegrasi. Ini adalah langkah nyata kami dalam memastikan data kehutanan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Oskan.

Karena pada akhirnya, menurut dia, inovasi yang paling cerdas adalah mereka yang mampu memadukan kecanggihan sistem dengan kekuatan partisipasi manusia untuk menciptakan dampak nyata bagi alam.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Tim KPHP Sungai SembulanFotografer: Tim KPHP Sungai SembulanEditor: Tim IKPKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Keren! Pangan Lokal Goes to School, Cara Jitu Noni Hidayat Ajak Pelajar Jaga Hidup Sehat

Fri, 06/12/2026 - 15:05

BANGKA TENGAH – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, kini semakin gercep dalam mendukung masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Salah satu lokus utamanya Noni Hidayat terkait hal tersebut adalah melalui program Pangan Lokal Goes to School. Program tersebut cara jitu, Noni Hidayat mengajak para pelajar untuk membiasakan diri mengonsumsi pangan lokal sebagai upaya menjaga hidup sehat, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pangan Lokal Goes to School yang digelar di SMA Negeri 2 Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (12/6/2026).

Noni mengatakan, kegiatan Pangan Lokal Goes to School dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya konsumsi pangan lokal, sekaligus mendorong mereka mengembangkan keterampilan, inovasi, dan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang bernilai.

"Kegiatan ini bertujuan memberikan kesadaran kepada anak-anak sekolah tentang pentingnya konsumsi pangan lokal serta meningkatkan keterampilan, inovasi, dan kreativitas dalam pengembangan olahan pangan lokal," ujar Noni.

Ia mengapresiasi antusiasme para siswa SMA Negeri 2 Sungai Selan yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membudayakan konsumsi pangan lokal di tengah maraknya makanan instan dan cepat saji.

"Kalian harus bangga dengan pangan lokal yang kita miliki. Di rumah, Bunda juga menanam berbagai tanaman pangan di pekarangan, seperti singkong, pisang, pepaya, kacang-kacangan hingga rempah-rempah. Mulailah dari langkah sederhana, yaitu membiasakan mengonsumsi pangan lokal yang tersedia di sekitar kita," jelas istri Gubernur Babel ini.

Menurut dia, konsumsi pangan lokal tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan dan pemenuhan gizi selama masa pertumbuhan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Dengan memilih pangan lokal, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga turut mendukung petani lokal, menggerakkan perekonomian daerah, serta memperkuat ketahanan pangan bangsa," ungkapnya.

Dia menilai Bangka Belitung memiliki banyak potensi pangan lokal yang dapat diolah menjadi makanan yang unik, menarik, dan bernilai ekonomi. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu mengenali dan memanfaatkan kekayaan pangan daerah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Selain itu, dia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sejak usia dini. Dia juga menyoroti adanya kebiasaan anak-anak mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman manis secara berlebihan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

"Saat ini, tidak sedikit anak-anak usia belasan tahun yang sudah harus menjalani cuci darah akibat pola makan yang kurang sehat, terlalu banyak mengonsumsi makanan instan dan minuman manis. Hal ini harus dicegah sedini mungkin," tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Noni berharap para siswa semakin mengenal potensi pangan yang ada di daerahnya serta tumbuh rasa bangga untuk mengonsumsi dan mempromosikan pangan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Kurniawan, mengatakan, kegiatan Pangan Lokal Goes to School merupakan salah satu upaya sosialisasi, edukasi, dan promosi pangan lokal kepada generasi muda di Provinsi Kepulauan Babel.

"Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kecintaan pelajar terhadap pangan lokal yang kita miliki," kata Kurniawan.

Dia menjelaskan, Babel memiliki kekayaan sumber pangan yang sangat beragam, mulai dari ubi kayu, talas, pisang, jagung, sagu, hingga berbagai komoditas lokal lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi besar mendukung ketahanan pangan.

Adanya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, lanjutnya, tidak dapat dilakukan secara instan. Oleh karena itu, promosi, sosialisasi, dan edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan lokal harus terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari para siswa. Berbagai permainan edukatif yang berkaitan dengan tanaman dan pangan lokal turut mewarnai acara. Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti setiap sesi kegiatan.

Salah seorang peserta, Eka, siswi kelas XI SMA Negeri 2 Sungai Selan, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain menghibur, kegiatan itu juga menambah pengetahuannya mengenai manfaat dan potensi bahan pangan lokal.

"Saya jadi lebih tahu manfaat pangan lokal, jenis-jenis pangan lokal hingga mengolahnya menjadi makanan menarik dan bergizi tinggi," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Yoska/VeraEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Dekranasda Babel Dukung Penuh Industri Daun Ketapang Kering Go International

Thu, 06/11/2026 - 21:50

PANGKALPINANG – Siapa sangka, daun ketapang kering yang kerap dianggap sampah dan dibiarkan berserakan di jalanan, kini menjelma menjadi komoditas ekspor bernilai ekonomi tinggi di pasar internasional.

Keberhasilan ini menarik perhatian khusus dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, yang menegaskan kesiapannya untuk mengawal dan mendukung penuh produk lokal ini (daun ketapang, red) agar terus "naik level" atau go internasional.

Menurutnya, inovasi yang dilakukan pelaku industri lokal membuktikan bahwa produk sederhana memiliki nilai jual tinggi apabila dikelola secara kreatif dan profesional.

Apresiasi tersebut diberikan kepada Central Charcoal Babelindo, industri lokal asal Babel yang dirintis Lukman sejak tahun 2022. Berbekal kejelian melihat peluang pasar, usaha kreatif ini berhasil menangkap peluang bisnis unik dengan mengekspor daun ketapang kering sebagai pelengkap kebutuhan dunia akuarium dan pemeliharaan reptil di luar negeri.

Hingga saat ini, daun ketapang kering asal Babel telah berhasil mengepakkan sayap ke berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Serikat, Inggris, Turki, Singapura, Jepang dengan serapan 10.000 bungkus, hingga Jerman yang memesan sebanyak 20.000 bungkus.

Melihat potensi pasar, Noni Hidayat Arsani menyatakan bahwa Dekranasda Babel berkomitmen penuh untuk mendorong kapasitas produksi industri ini melalui sinergi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Babel guna memfasilitasi alat penunjang produksi yang memadai.

"Ini adalah bukti nyata bahwa ekonomi lokal kita bisa bersaing di kancah global. Sesuatu yang tadinya dianggap tidak berguna, ternyata memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di luar negeri. Kami dari Dekranasda, bersama Disperindag Babel, siap menyokong pemenuhan fasilitas dan alat penunjang kerja agar kapasitas ekspor mereka bisa semakin besar dan stabil," ujar Noni saat meninjau stand industri di halaman Kantor Gubernur Babel, Kamis (11/6/2026).

Lebih dari sekadar mencetak prestasi ekspor, Noni optimistis aktivitas bisnis ini dapat menjadi pemantik bangkitnya ekonomi kerakyatan melalui skema pemberdayaan masyarakat. Warga sekitar dapat dilibatkan secara langsung sebagai penyuplai bahan baku daun ketapang kering yang memenuhi standar mutu.

Peluang ini dinilai sangat menjanjikan untuk menambah pendapatan harian keluarga, di mana setiap 12 lembar daun ketapang kering yang lolos sortir dihargai sebesar Rp2.500.

"Kami ingin masyarakat jeli menangkap peluang baru ini. Dengan mengumpulkan dan menyortir daun ketapang, warga bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Ini adalah bentuk pemberdayaan berbasis lingkungan (green economy) yang dampaknya langsung menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Jadi, dari hulu ke hilir, semua merasakan perputaran ekonominya," tambah Noni.

Melalui kolaborasi kuat antara pelaku industri, masyarakat sebagai penyuplai, ditambah dengan dukungan fasilitas dari Dekranasda dan Disperindag Babel, komoditas unik ini diharapkan Noni dapat terus berkembang menjadi produk unggulan baru.

Langkah strategis ini dipercaya tidak hanya menggerakkan roda ekonomi daerah dari sektor bawah, tetapi juga membawa nama Bangka Belitung semakin harum di panggung perdagangan internasional.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo FandiEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Babel Jadi Rujukan DPRD Kalimantan Tengah dalam Pengelolaan Lahan Pascatambang dan Layanan Digital

Thu, 06/11/2026 - 17:19

PANGKALPINANG — Menjadi sebuah kebanggan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi rujukan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam pengelolaan lahan pascatambang dan pengembangan layanan publik berbasis digital.

Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, yang berlangsung di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Selasa (11/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada studi komparasi pemanfaatan lahan pascatambang untuk pembangunan infrastruktur dan permukiman, sekaligus penguatan regulasi serta peningkatan kinerja urusan komunikasi, informatika, statistik dan persandian.

Mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Agus Suryadi, mengatakan Babel saat ini mengarahkan pembangunan daerah melalui pendekatan Blue Economy dan Green Tourism.

Menurut Agus, transformasi kawasan pascatambang, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah agar pemanfaatan sumber daya alam tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Pemanfaatan sumber daya alam harus mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, transformasi kawasan pascatambang menjadi salah satu fokus yang terus didorong oleh Pemprov Kepulauan Babel,” ujar Agus.

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari regulasi dan implementasi kebijakan yang diterapkan Pemprov Kepulauan Babel, dalam pengelolaan wilayah pertambangan dan pemanfaatan lahan pascatambang.

Menurut dia, kesamaan karakteristik antara Kalimantan Tengah dan Babel sebagai daerah pertambangan menjadi alasan penting untuk menjadikan pengalaman Babel sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan daerah

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana Babel mengelola kawasan pascatambang, termasuk regulasi yang mendukung transformasi lahan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Lohing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Provinsi Babel, Jantani Ali, menjelaskan kebijakan pembangunan wilayah dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat setempat.

Jantani menyebut, sejumlah wilayah di Babel mulai mengembangkan pemanfaatan ruang berbasis sektor perikanan, konservasi, dan pariwisata.

"Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong penataan aktivitas tambang masyarakat melalui skema Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar lebih tertib dan sesuai ketentuan," kata Jantani.

Selain membahas soal isu pertambangan, pengembangan layanan digital juga menjadi perhatian DPRD Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, H.M. Rusdi Gozali, menanyakan strategi Pemprov Babel dalam memperluas layanan informasi hingga ke tingkat desa.

Menanggapi pertanyaan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Babel, Eko Sentosa, menjelaskan pemerintah daerah terus memperkuat akses layanan digital melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Saat ini, kata Eko, Pemprov Babel telah menyediakan 14 titik hotspot internet di sejumlah lokasi strategis, termasuk desa wisata. Pada 2027, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah juga merencanakan penambahan 27 titik hotspot baru.

“Komitmen kami tidak hanya menghadirkan akses internet, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan dan produk digital untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” jelas Eko.

Dalam pertemuan itu, turut dilakukan diskusi yang membahas berbagai tantangan pengelolaan lahan pascatambang, termasuk persoalan perizinan yang masih tercatat dalam sistem pemerintah pusat.

Menanggapi topik diskusi, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Provinsi Kepulauan Babel, M Yunus, mengungkapkan bahwa Pemprov Kepulauan Babel, terus mendorong optimalisasi kawasan pascatambang yang sudah tidak produktif, agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

"Salah satu contoh, saat ini Pemprov Kepulauan Babel melakukan pengembangan kawasan wisata di bekas area pertambangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi ekonomi sekaligus upaya perbaikan kualitas lingkungan," tutup M Yunus.

Sebelum sesi diskusi ditutup, Kabid Pertambangan Mineral Logam pada Dinas ESDM Babel, Erpan Muchtedi menambahkan bahwa Pemprov Kepulauan Babel juga terus memperkuat regulasi daerah melalui berbagai instrumen kebijakan, termasuk penguatan peraturan daerah yang mendukung transformasi dan pemanfaatan lahan pascatambang secara berkelanjutan.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: Faris/IbnuEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Kenalkan Seni Budaya Sejak Dini, Bunda PAUD Babel Inisiasi Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara

Thu, 06/11/2026 - 16:56

PANGKALPINANG — Wujud nyata Bunda PAUD bersama Kelompok Kerja (Pokja) PAUD, dalam memperkenalkan seni dan budaya sejak dini ke anak-anak PAUD di Negeri Serumpun Sebalai, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menginisiasi Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara.

Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Babel pada Kamis (11/6/2026) pagi itu, diikuti anak-anak PAUD se-Provinsi Babel.

Adapun Lomba Mewarnai, diikuti 15 peserta, yang mana masing-masing Kabupaten/Kota mengirimkan 3 perwakilan peserta.

Sementara Lomba Tari Kreasi Nusantara, diikuti 5 tim penari cilik terbaik bentukan sekolah, yang mewakili masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Babel.

Noni Hidayat, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan pengenalan budaya nusantara sejak usia dini.

"Kegiatan ini, menjadi ruang kreativitas dan salah satu langkah strategis dalam upaya membentuk karakter dan masa depan anak," kata Noni Hidayat.

Menurut dia, kegiatan positif ini, dapat dijadikan sebagai momentum bagi sekolah dan anak-anak PAUD di Provinsi Kepulauan Babel, untuk unjuk kemampuan terbaik, mengembangkan bakat dan kreativitas, serta menstimulasi kepercayaan diri dan membangun karakter yang unggul sejak dini.

"Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara, merupakan cara kami untuk mengenalkan budaya Indonesia ke anak-anak. Semoga bisa menciptakan talenta-talenta baru, yang mencintai seni dan budaya Indonesia maupun daerah," tutupnya.

Halaman Kantor Gubernur Babel kian ramai, karena kegiatan ini digelar berbarengan dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD dan Pokja dari 5 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Babel serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Saipul Bakhri.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinanFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Dorong Masyarakat Desa Kayu Besi Tak Sungkan Laporkan Persoalan Sosial ke Posyandu

Wed, 06/10/2026 - 21:57

PANGKALPINANG — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong masyarakat Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, memanfaatkan Posyandu sebagai ruang menyampaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan mereka.

Pesan tersebut disampaikan Noni Hidayat, saat meninjau Posyandu Duku Desa Kayu Besi, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

"Jangan sungkan menyampaikan berbagai persoalan penting yang terjadi di masyarakat kepada Posyandu. Misalnya ada anak putus sekolah atau persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian bersama," kata Noni.

Dalam kunjungan itu, Noni Hidayat menilai, Posyandu Duku telah menjalankan Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) Posyandu dengan baik, yang mana seluruh aspek pelayanan dasar telah berjalan sesuai ketentuan.

"Saya melihat 6 SPM di Posyandu Duku sudah terpenuhi dan dijalankan dengan baik. Semoga ke depan pelayanan yang diberikan semakin maksimal," ujarnya.

Noni Hidayat juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Kayu Besi dalam memberikan perhatian kepada warganya. Ia mengaku telah memastikan langsung informasi mengenai bantuan rutin yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu hamil hingga lanjut usia (lansia).

"Tadi saya bertanya langsung kepada warga dan ternyata memang benar bantuan ke masyarakat diberikan setiap bulan. Terima kasih kepada Kepala Desa yang terus memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat.

Menurut Noni Hidayat, langkah tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel yang mengutamakan pemanfaatan anggaran untuk kepentingan masyarakat.

"Apa yang dilakukan pak Kades ini, sejalan dengan pesan pak Gubernur, uang rakyat kembali ke rakyat," ucapnya.

Noni Hidayat dalam kesempatan itu menegaskan, Pemerintah Provinsi Babel terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Setiap persoalan yang disampaikan, kata dia, akan dicarikan solusi secara bersama-sama sesuai aturan dan kebutuhan yang ada.

"Silakan memberikan masukan. Pemerintah daerah, khususnya Pak Gubernur, sangat terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Setiap permasalahan akan kita carikan solusi terbaik bersama," ujarnya.

Selain mengunjungi Posyandu Duku, Noni Hidayat juga mengunjungi mobil perpustakaan keliling. Dalam kesempatan itu, perempuan yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Babel itu, mengajak anak-anak Desa Kayu Besi untuk rajin belajar dan aktif membaca.

"Di sini ada mobil perpustakaan keliling. Mereka menghadirkan MBG (Membaca Buku Gratis). Silakan dimanfaatkan ya. Tetap rajin sekolah dan aktif membaca," pesan Noni Hidayat, kepada anak-anak desa setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Kayu Besi, Yohanes Tamaela, menegaskan pemerintah desa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan siap menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan warga.

"Berbagai persoalan, seperti stunting, peningkatan minat baca anak, hingga remaja putus sekolah, kami serap dan hadirkan solusinya lewat posyandu," kata Yohanes.

"Sebagai pelayan masyarakat, kami siap mendengarkan dan menindaklanjuti setiap keluhan maupun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat," sambungnya.

Menurut dia, dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah menjadi motivasi bagi perangkat desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Meski demikian, pelaksanaan program tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran serta ketentuan yang berlaku.

"Terima kasih Ibu Noni, sudah berkunjung ke Desa dan Posyandu kami. Kunjungan ibu hari ini, menjadi motivasi bagi kami untuk semakin maksimal melayani masyarakat," tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, Noni Hidayat turut menyapa warga yang hadir, mulai dari anak-anak hingga lansia. Ia juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa seragam dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak Desa Kayu Besi.

Selain itu, bantuan berupa susu dan sayuran juga disalurkan kepada masyarakat, termasuk ibu hamil, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga dan kesehatan ibu serta anak di desa tersebut.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Dina/YudhistiraEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages